60 Persen Dana Hibah Provinsi Telah Terealisasi

Sempan - Gubernur Provinsi Kep. Bangka Belitung H. Rustam Effendy beserta rombongan melaksanakan shalat jum'at di Masjid Al Akhyar Desa Sempan Kecamatan Pemali Kabupaten bangka dalam rangka safari jum'at (02/10/2015).
 
Seusai melaksanakan shalat jum'at berjamaah, Gubernur dalam sambutannya mengatakan ada 170 proposal yang hilang yang sudah ditandatangan, hal ini disebabkan adanya peralihan antara kepala biro yang lama dengan yang baru sehingga terjadinya kehilangan tersebut.
 
"Sebanyak 170 proposal yang masuk ke Biro Kesra dan sudah saya tandatangani hilang, hal ini disebabkan pada saat itu terjadi peralihan antara kepala biro yang lama dengan yang baru, namun sudah saya instruksikan kepada kepala biro yang saat ini untuk tidak lagi terjadi hal yang sama yakni kehilangan seperti yang lalu," jelasnya.
 
Selain itu Gubernur menjelaskan saat ini dana hibah yang telah terealisasi atau dicairkan sebanyak enam miliar lebih dari total 12 miliar atau sekitar 60 persen, oleh karena itu mudah-mudahan hingga akhir tahun 2015 bisa dicairkan seluruhnya.
 
"Saya berharap dana hibah ini bisa kita pertanggungjawabkan bersama sehingga tidak terjadi permasalahan dikemudian hari," kata Gubernur.
 
Menyinggung masalah perekonomian saat ini di Babel yang sedang lesu, Gubernur mengatakan hal ini terjadi bukan hanya terjadi di Babel saja melainkan terjadi pada skala dunia.
 
"Marilah kita menjaga situasi yang sudah kondusif ini, karena jika situasi tidak aman akan mempersulit investor datang kedaerah kita dan tanpa kerja sama dari masyarakat, program yang telah direncanakan pemerintah tidak akan berjalan dengan baik," ungkap Gubernur.
 
Dalam kesempatan yang sama Suhandi Suki mewakili Ketua Masjid Al Akhyar Desa Sempan mengatakan masyarakat Desa Sempan ini suasananya masih sederhana, suasana kampung dan kekeluargaannya masih kuat.
 
"Kami masyarakat desa sempan berencana untuk memugarkan Masjid Al Akhyar ini karena masjid ini lah merupakan tempat pusat ibadah dan pusat dakwah masyarakat Desa Sempan dan juga dikarenakan masjid ini telah berumur lebih dari 100 tahun," ujarnya.
 
Lebih jauh Suhandi mengatakan bahwa sudah pernah mengajukan proposal kepada Biro Kesra Setda Provinsi Kep Babel sebesar 350 juta rupiah untuk pemugaran Masjid Al Akhyar, namun hingga saat ini masih belum terealisasi.
 
"Kami mohon kepada pak Gubernur untuk membantu kami karena kita sudah terlanjur menyampaikan kemasyarakat bahwa kita akan memugarkan masjid ini," jelasnya.
 
Pada kesempatan yang sama juga terjadi dialog interaktif antara Gubernur dengan masyarakat, dan salah satu masyarakat mengajukan pertanyaan dan proposal langsung kepada Gubernur untuk memperbaiki jalan yang ada di Desa Sempan tepatnya di Gang Mayang yang terdapat Kantor Desa dan Puskesmas karena sebelumnya telah diajukan ke Pemkab Bangka.
 
Menanggapi pertanyaan dari salah satu warga, Gubernur Babel mengatakan siap membantu untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak di Desa Sempan ini.
 
"Akan kita gunakan dana hibah provinsi untuk memperbaiki jalan yang rusak di Desa Sempan ini nantinya," ungkap Gubernur.
 
Sementara itu, Didit Srigusjaya Ketua DPRD Kep. Babel yang ikut dalam safari jum,at ini ikut menanggapi pertanyaan warga dan mengatakan bahwa proposal yang telah diajukan masyarakat Sempan untuk memperbaiki jalan dalam waktu dekat sekitar bulan November nanti akan dibahas oleh DPRD Kabupaten Bangka.
 
"Nanti akan ikut saya pantau dan telepon Ketua DPRD Bangka untuk menindaklanjuti proposal yang kalian ajukan," ungkap Didit.
 
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
M Chandra
Fotografer: 
Adi Tri Saputra