60 Stand Ramaikan Sumbagsel Expo

Pangkalanbaru - Sebanyak 60 stand mengikuti kegiatan Sumbagsel  Exhibition, Forum dan Bussinnes Matchin di Novotel Convention Center, Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Peserta kegiatan ini berasal dari dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kabupaten/kota, kementerian, perusahaan BUMN, dan beberapa perusahaan swasta. Tak hanya itu, sebab juga terdapat peserta dari Provinsi Jawa Timur yang mengisi stand untuk memamerkan produk kerajinan dari daerah tersebut.

Pantauan wartawan portal berita Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Babelprov.go.id di lokasi expo, Kamis (7/3/2013), tampak antusiame peserta mengikuti kegiatan ini. Terlihat banyak produk-produk yang dibawa peserta untuk dipamerkan. Masyarakat dapat menyaksikan kegiatan ini tanpa dipungut biaya terhitung Kamis (7/3/2013) hingga Minggu (10/3/2013).

Luki Eko Wuryanto, Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah merasa bangga terhadap antusiasme pelaksanaan Sumbagsel Expo. Beragam upaya pendekatan pengembangan kawasan diharapkan mampu mencapai kesetaraan dan percepatan pembangunan di wilayah Indonesia, terutama di wilayah Sumbagsel.

"Salah satu kesiapan menghadapi perekonomian global, yaitu pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas sumber daya alam yang kita miliki. Sejauh ini Indonesia menempati posisi ke 16 peringkat perekonomian dunia. Melalui kerjasama yang bersinergi, kita diharapkan bisa menjadi leading perekonomian dunia di masa datang," kata Luki saat membuka secara  resmi pelaksanaan kegiatan expo. Tampak hadir pada pembukaan kegiatan ini, Duta Besar Kuba, pejabat pemerintahan dari Sumbagsel, serta para undangan lainnya.

Sementara Imam Mardi Nugroho Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membacakan sambutan gubernur mengatakan, Sumbagsel Expo 2013 merupakan pameran potensi investasi dan produk-produk unggulan yang pertama digelar di Bangka Belitung. Pameran besar ini diharapkan bisa menjadi pertemuan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Diharapkan terdapat hubungan bisnis yang membawa dampak positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung. Ia menambahkan, Bangka Belitung belum berpuas diri terhadap pencapaian perekonomian saat ini. Untuk itu, Bangka Belitung telah mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti, Pelabuhan Tanjung Berikat, Tanjung Batu dan Tanjung Binga yang sekarang dalam proses penyelesaian.

"Keanekaragaman SDA merupakan peluang investasi untuk pencapaian percepatan perekonomian di Bangka Belitung, dan diharapkan semua pihak bisa saling bersinergi," kata Sekda

Sebelumnya Nazalyus, Ketua Pelaksana kegiatan mengungkapkan, Sumbagsel Expo and Forum 2013 kali ini mengundang peserta dari berbagai sektor, dan bukan hanya dari wilayah Sumbagsel. 60 stand yang disediakan telah diisi beberapa peserta seperti Bank Indonesia, Bank Sumsel Babel, Disperindagkop dari Malang, UMKM dari Jawa Timur, UMKM dari Provinsi Bangka Belitung.

"Melalui pameran ini diharapkan bisa memberikan sumbangsih bagi wilayah Sumbagsel," tutur Nazalyus yang juga menjabat Kepala Bappeda Babel.(mel/hzr)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Imelda Ginting | Huzari