800 Facebooker Ikut Jaringan KIM

Bangka Barat – Sejak diluncurkan tiga bulan lalu media sosial Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sudah menjaring sekitar 800 facebooker.  Melalui media sosial ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ingin menciptakan jaringan luas bagi masyarakat. Sehingga penyebarluasan informasi yang dilakukan masyarakat dapat cepat diketahui khalayak luas.

Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, saat ini informasi dapat lebih cepat diserap masyarakat. Sekarang sudah ada sekitar 800 facebooker bergabung dengan jaringan media sosial yang dibentuk Diskominfo Bangka Belitung. Ini merupakan salah satu langkah Diskominfo untuk memfasilitasi masyarakat.

“Mengenai bantuan lain, mudah-mudahan bisa didapatkan dari dinas-dinas terkait sesuai dengan bidang yang digeluti kelompok masyarakat,” jelasnya saat membuka kegiatan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat di Pondok Kebun, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (24/5/2016).

Sebanyak empat pemateri menyampaikan paparan dalam kegiatan ini. Sejumlah pemateri tersebut yakni Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dedy Wahyudi Wakil Ketua Kelompok Hortikultura Delis, Hendri Firsanto Kepala Bidang Infokom  Dishubparkominfo Bangka Barat dan Huzari Redaktur Portal Berita Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Setidaknya sudah tiga kali Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan ini. Noviar menjelaskan, pertama dilaksanakan tanggal 17 bulan Maret di Kabupaten Bangka. Kemudian tanggal 20 bulan April lalu di Kabupaten Belitung Timur. Kali ini giliran Kabupaten Bangka Barat yang disambangi tim pemberdayaan KIM.

Salah satu tujuan kegiatan ini, jelasnya, ingin memberdayakan masyarakat yang tergabung dalam KIM agar dapat mengolah informasi secara baik dan benar. Sehingga informasi yang dikelola KIM memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup. Sebab masyarakat sekarang ini sedang menghadapi tantangan dunia globalisasi yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan mempuni.

“Disinilah peran KIM, diharapkan melalui informasi dapat memberdayakan anggota kelompok dan anggota masyarakat. Fungsi dan peran kelompok sangatlah penting. Sebab keberadaan kelompok dapat saling menopang, mengisi dan melengkapi sesama anggota kelompok,” ungkapnya.

Hendaknya KIM di Kabupaten Bangka Barat mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menambahkan, sehingga masyarakat menjadi mampu meningkatkan kualitas hidup dengan melakukan inovasi. Sebab kelompok yang baik terbentuk dikarenakan anggotanya mempunyai visi dan misi sama untuk saling memenuhi kebutuhan anggota kelompok.

“Banyak media yang dapat digunakan untuk menyebarluaskan informasi. Kalau kepentingan informasi tersebut hanya dalam lingkup kecil, penyebarluasan informasi menggunakan media poster. Namun jika informasi itu dinilai penting dan menarik bagi khalayak luas, sebarkan melalui media sosial seperti facebook, twitter, whatapp atau media sosial lain,” katanya.

Sementara Khairul Anwar Ketua Pelaksana Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat yang juga menjabat Kasi Diseminasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kelembangaan KIM sebagai pusat informasi. Diharapkan masyarakat dapat menjalankan fungsi sebagai pengumpul, pengolah dan penyebarluasan informasi.

“Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengembangkan jaringan yang ada di masyarakat,” ungkapnya.

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra