Abdul Fatah : Persiapkan SDM Untuk Atasi Masalah Stunting

Pangkalpinang – Permasalahan Stunting di Indonesia khususnya Bangka Belitung, menjadi perhatian Wakil Gubernur Abdul Fatah. Ia mengatakan, bahwa saat ini pemerintah sedang berupaya meretas stunting, dengan upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia melalui dua sisi yaitu penanganan dari anak-anak yang mengidap stunting, dan juga pencegahannya.

Hal ini disampaikan Wagub saat menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Pembahasan Dana Desa di Kantor Gubernur, Rabu (23/01). Wagub juga mengatakan, agar tidak terjadinya kembali kondisi stunting adalah dengan melakukan berbagai persiapan pembekalan yaitu dimulai dari para penduduk yang akan melakukan pernikahan/perkawinan.

Wagub mengatakan, apabila penduduk Babel hendak menikah, sebaiknya sesuai dengan arahan dan aturan pemerintah yaitu 21 tahun untuk wanita, dan 23 tahun untuk laki-laki. Mengingat usia tersebut baru dapat dibilang sebagai usia yang matang untuk melakukan pernikahan.

Selain usia yang cukup matang untuk memulai pernikahan, para penduduk juga perlu mendapat pemahaman-pemahaman bagaimana menjaga janin hingga melahirkan, yang dilanjutkan pemahaman mengenai bagaimana kecukupan asupan gizi bagi sang anak, hingga persiapan untuk mendapat pendidikan yang berkualitas.

“Apabila sinerginya sudah berjalan dimulai dari pembentukan kehidupan awal manusia, dan kemudian dilahirkan, dan mengikuti pendidikan dengan pendidikan yang baik, maka kita mampu melahirkan manusia-manusia Babel yang memiliki kualitas,” pungkas Abdul Fatah.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo