Ada Ikan Besar di Masjid Pebuar

BANGKA BARAT – Ratusan warga memenuhi deretan kursi yang tersusun rapi di bawah sejumlah tenda. Tak hanya kaum Adam, para ibu pun tampak antuasias berada di tempat itu. Tidak ada suara riuh ataupun tepuk sorak. Mereka tampak tertib dan tenang. Dan itu lazim terjadi di Desa Pebuar Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat, saat desa mereka dikunjungi tamu-tamu penting.

Petang mulai meremang, ketika puluhan kendaraan roda empat merapat dan berhenti tepat di jalan samping Masjid At Taqwa Desa Pebuar. Sejumlah petinggi dari Negeri Sejiran Setason Pemerintah Kabupaten Bangka Barat yang dipimpin langsung Bupati Ustadz Zuhri, turun dari kendaraan dan disambut para pengurus masjid. Beberapa waktu kemudian menyusul pula rombongan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tak ada seremonial khusus menyambut tamu-tamu itu, selain salaman dan bincang-bincang kecil. Selanjutnya mereka duduk di teras masjid yang di depannya telah tertata penganan ringan dan minuman dingin berupa es buah. Begitulah suasana Safari Ramadhan menjelang berbuka puasa di desa tersebut. Tahun ini Desa Pebuar dikunjungi dua rombongan safari ramadhan, yakni Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dan Pemkab Bangka Barat.

Beberapa saat menjelang adzan Maghrib berkumandang pada Selasa (22/7/2014), tausiyah Ustadz Bastari menambah khusyuk suasana. Dalam tausiyah singkatnya, Ustadz Bastari mengajak umat Islam untuk memperbanyak itikaf di masjid, terutama dalam mengisi sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Apalagi di penghujung ramadhan selalu terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, yaitu malam Lailatul Qadr.

Ustadz Bastari juga meminta jamaah untuk menjadikan Ramadhan 1435 H sebagai ramadhan terakhir. “Tidak ada yang bisa menjamin bahwa kita akan bertemu dengan ramadhan lagi di tahun depan. Oleh karena itu, mari kita jadikan ramadhan ini sebagai ramadhan yang terakhir dalam hidup kita,” pesannya.

Usai tausiyah, para jamaah pun langsung berbuka puasa bersama. Mereka menyantap hidangan kurma, kue dan minuman dingin. Tak lama setelah itu dilanjutkan dengan menunaikan ibadah sholat Maghrib berjamaah.

Pada saat menyantap hidangan makan malam, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Drs Armadi dan Bupati Bangka Barat Ustadz Zuhri tampak terkejut saat warga mengatur hidangan. Pasalnya, di hadapan mereka terhidang beberapa ekor ikan laut berukuran tidak kurang dari tiga kilogram setiap ekornya. Ikan-ikan besar itu tampak utuh namun sudah dalam keadaan matang, karena telah dipanggang oleh warga.

“Saya dan Bapak Bupati kaget melihat besarnya ikan panggang, dan adanya udang serta kepiting yang menjadi menu Safari Ramadhan tahun ini,” cetus Karo Kesra Armadi di depan Ustadz Zuhri dan jamaah lainnya.

Armadi mengaku kagum atas potensi sumber daya perikanan laut yang dimiliki Kabupaten Bangka Barat. Dirinya menyampaikan rasa terima kasih mendalam terhadap partisipasi, sambutan dan keramahtamahan warga Desa Pebuar. Dia berharap kepedulian dan semangat silaturrahmi yang dimiliki dapat terus dipertahankan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mewakili Bapak Gubernur, kami berterima kasih atas partisipasi masyarakat dalam kegiatan Safari Ramadhan ini,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Armadi menyatakan Pemprov Babel akan membantu rencana pembangunan Masjid At Taqwa sebesar Rp 150 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saat ini, menurutnya, sedang dalam proses dan akan segera dicairkan.

Sementara Bupati Ustadz Zuhri menyambut baik keinginan masyarakat setempat yang berharap dibangunnya jalan ke Pangkal Balok. Hal itu untuk memudahkan akses nelayan dalam mencari dan memasarkan hasil lautnya. Apalagi menurut Zuhri, rencana tersebut sudah dilakukan beberapa kali survei.

“Mudah-mudahan tahun 2015 sudah dapat dibangun, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat, terutama nelayan. Dan sudah mengalami survei beberapa kali,” ujarnya.

Dikatakan, Pemkab Bangka Barat saat ini masih melakukan pembangunan masjid-masjid di tingkat kecamatan. Diperkirakan proses tersebut akan rampung pada tahun 2015 mendatang. Setelah itu akan diarahkan untuk merehab bangunan masjid di desa-desa.

Dalam kesempatan Safari Ramadhan yang juga dihadiri mantan Pj Bupati Bangka Barat sekaligus Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nazalyus, diserahkan santunan dan bantuan kepada warga dan pengurus Masjid At Taqwa dari Pemkab Bangka Barat. Diantaranya santunan yatim piatu, hingga bantuan masjid sebesar Rp. 100 juta. Sedangkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyerahkan bantuan berupa sajadah, vacuum cleaner, alat pengeras suara dan kipas angin.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Effendi
Fotografer: 
Effendi
Editor: 
Effendi