AETI Bagi-bagi 140 Ekor Sapi

PANGKALPINANG – Sedikitnya 140 ekor sapi dibagikan Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) kepada masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. Rencananya, dari 140 ekor sapi itu, seratus ekor dibagikan untuk masyarakat di Pulau Bangka, sedangkan 40 ekor lainnya untuk masyarakat Pulau Belitung.

Sebagaimana diketahui terdapat beberapa eksportir timah nasional tergabung dalam AETI, antara lain Smelter and Revinery, Refined Bangka Tin, SSB, Mitra Stania Prima, PTU, Bangka Putra Karya, United Smelting, Artha Cipta Langgeng, Wahana Pekit Jaya dan Trimitra Group.

“Bantuan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan lauk-pauk, dan masakan khas lebaran di Pulau Bangka dan Belitung,” kata H Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat menerima secara simbolis bantuan tersebut di Halaman Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (24/7/2014).

Mengindari kemungkinan terjadinya penyalahgunaan dalam proses bantuan, Gubernur telah memanggil Inspektorat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta sejumlah dinas. Hal itu guna membahas penyerahan bantuan sapi dengan menyertakan berita acara kepada masyarakat penerima. Sehingga pihak yang membantu dapat menerima laporan pertanggungjawaban atas bantuan yang diberikan.

“Walaupun bantuan sapi ini tidak bisa didapatkan seluruh masyarakat yang jumlahnya lebih dari satu juta jiwa. Tapi paling tidak distribusinya telah ke tujuh kabupaten/kota dapat membantu masyarakat di Bangka Belitung,” ujarnya.

Adapun rincian pendistribusian bantuan 140 ekor sapi tersebut yakni, 105 ekor sapi untuk tujuh kabupaten/kota, sepuluh ekor diserahkan ke Kampung Rahat Dalam Belitung, 19 ekor untuk Kelurahan Airitam Pangkalpinang dan sekitarnya. Sementara enam ekor sapi lainnya untuk PNS golongan I dan II di lingkup Pemprov Babel.

Selain Gubernur, kegiatan serah terima ini juga dihadiri Tarmizi Saat Bupati Bangka, H Jamro Bupati Bangka Selatan, H Sukirman Wakil Bupati Bangka Barat, para eksportir timah, pejabat Pemprov Babel dan masyarakat sekitar.

“Ini merupakan niat baik rekan-rekan eksportir timah untuk berbagi bersama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah. Kita ingin selalu ada bersama masyarakat,” ungkap Achmad Albani, Wakil Ketua Umum AETI.

Sebagaimana diketahui, AETI dibentuk pada Mei 2014 dan merupakan wadah aspirasi bersatunya para eksportir timah di Indonesia. Organisasi ini beranggotakan 17 perusahaan pertambangan dan smelter di Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.

Dewan Penasehat AETI Hendry Lee diwakili Apik C Rasyidi mengakui banyaknya masalah di bidang pertimahan. “Tapi dengan bersatu (dalam AETI-red), permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara bersama,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, AETI akan menempatkan diri sebagai organisasi yang menjadi mitra pemerintah, baik di daerah maupun pusat dalam memajukan ekspor timah. Sekaligus memberikan kontribusi bagi devisa negara dan pendapatan asli daerah.

“Kenapa kami minta bantuan Gubernur untuk membagikan kepada masyarakat? Karena kami melihat Gubernur bisa mengumpulkan kekuatan ekonomi masyarakat Bangka Belitung. Mudah-mudahan keikhlasan rekan-rekan (eksportir-red) ini dapat diterima masyarakat di sini,” pinta Apik.(im)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Effendi
Fotografer: 
Ismail
Editor: 
Effendi