AIESEC Gelar Proyek Sosial di Toboali

Pangkalpinang – AIESEC Indonesia akan melakukan proyek sosial di Toboali. Perwakilan AIESEC Indonesia, Elsa Karunia Ilahi, mengatakan, proyek sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

“Sebelum kita melaksanakan proyek atau program ini, kita punya yang namanya rencana umum. Dalam rencana umum tersebut ada rancangan tentang apa saja output dari setiap divisi dan detail rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan,” jelas Elsa yang sedang dalam perjalanan ke Toboali, Bangka Selatan, melalui media perpesanan WhatsApp, Selasa (29/1/2019).

Elsa yang juga merupakan Koordinator Proyek mengatakan bahwa proyek sosial ini memiliki beberapa divisi yang dibagi sesuai dengan keterkaitan latar belakang pendidikan masing-masing delegasi. 

“Satu tim ada sepuluh orang yang dibagi menjadi empat divisi, yakni satu orang Operational Team Leader, dua orang Tourism Developer, dua orang Product Innovation, dua orang Journalist, satu orang Digital Marketer, satu orang Videographer, dan satu orang Graphic Design,” katanya.

Selain itu jelas Elsa, serangkaian kegiatan setiap divisi telah dijadwalkan atau disusun secara bertahap.

“Kegiatannya cukup beragam, mulai dari riset, menganalisa data, membuat modul pelatihan, menghubungkan usaha pariwisata dengan marketplace pariwisata, pelatihan untuk UMKM/pemerintah/komunitas, membuat konten digital, pelatihan bahasa Inggris, dan mempelajari budaya Toboali,” jelasnya.

Adapun output yang telah dimasukkan dalam perencanaan umum tersebut, antara lain modul Pelatihan Bahasa Inggris, Modul Pelatihan Bisnis Model Canvas, Memasarkan Pariwisata Toboali, Pelatihan Bisnis Model Canvas, Pelatihan Bahasa Inggris, dan berbagai dokumentasi seperti video, foto, dan liputan.

Seperti yang diketahui, proyek sosial Toboali adalah proyek lanjutan dari tim pertama atau batch 1. Dimana batch 1 telah melaksanakan proyeknya pada musim panas tahun lalu, di lokasi yang sama. 

Rombongan delegasi proyek sosial AIESEC baik tujuan Toboali dan Sungailiat, berangkat pagi ini dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kedua tim akan memulai proyeknya tepat pada hari ini hingga Maret mendatang.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ernawati Arif
Fotografer: 
Ilustrasi HelpGoAbroad
Editor: 
Mamaq