Akper Canangkan Kampus Hijau

Pangkalpinang - Lingkungan yang asri dan hijau menjadi ciri dan bagian dari Akper Pangkalpinang. Saat peresmian penempatan kampus baru di Jalan Pulau Bangka, Kelurahan Air Itam, Kamis (20/6/2013), Eko Maulana Ali Gubernur Kepulauan Bangka Belitung diminta pihak yayasan pengelola Akper untuk melakukan pencanangan kampus hijau tersebut.

Saat pencanangan, Gubernur memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan pihak kampus. Ia mengatakan, kegiatan seperti ini hendaknya dapat menjadi contoh bagi kampus-kampus lain yang ada di Bangka Belitung. Sebab lingkungan yang asri di kampus dapat memberikan kenyamanan bagi mahasiswa dalam menyerap pelajaran.

"Kegiatan penghijauan ini merupakan langkah baik yang dilakukan pihak kampus," tegas Gubernur.

Hal senada juga disampaikan Sjahrum HS Ketua Dewan Pendidikan Pangkalpinang. Menurutnya, dengan banyak pepohonan di lingkungan kampus dapat membuat kampus menjadi lebih sejuk. Diharapkan kampus yang baru ini akan membuat Akper menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab ketika Akper Pangkalpinang dibentuk, mahasiswanya kuliah menggunakan gedung eks gudang beras milik Pemkot Pangkalpinang.

"Lalu seiring kebutuhan, disediakanlah tempat kuliah yang lebih baik yaitu di gedung belakang RS Depati Hamzah. Karena semakin banyak mahasiswa, kemudian dibangunlah gedung baru ini," jelas Sjahrum.

Sejak dibentuknya Akper hingga saat ini sudah menghasilkan sebanyak sembilan ratusan alumni. Dikatakan Sjahrum, saat ini Akper memiliki 350 mahasiswa dan kini Akper telah punya gedung pusat administasi. Gedung tersebut akan menjadi pusat kegiatan pengolahan administrasi. Selain itu juga terdapat kampus yang digunakan untuk aktivitas perkuliahan mahasiswa.

"Untuk pembangunan gedung kampus ada bantuan dana dari Pemkot Pangkalpinang. Ke depan Akper akan menlanjutkan pembangunan mushola dan beberapa fasilitas lain," jelasnya.

Tahun 2014, Akper merencanakan pembangunan gedung perpustakaan. Menurut Sjahrum, di halaman kampus juga akan ada puskesmas pembantu. Adapun pelayanan di puskesmas ini melibatkan mahasiswa Akper. Jadi puskesmas itu sekaligus menjadi tempat mahasiswa mempraktekkan ilmu yang didapat di kampus. Sedangkan untuk pelayanan keliling, Akper mempunyai mobil pelayanan kesehatan.

"Mudah-mudahan dengan bertambahnya fasilitas ini dapat meningkatkan kreativitas dan semangat mahasiswa," harapnya.

Sementara Abdulrahim Idris perwakilan dari Kopertis Wilayah II mengatakan, penempatan kampus baru ini merupakan langkah hijrah. Diharapkan ini bukan hanya hijrah fisik saja, sebab esensi hijrah yaitu berpindah untuk menjadi yang lebih baik. Saat ini di Indonesia terdata sebanyak 3814 perguruan tinggi negari dan swasta. Sementara di Bangka Belitung terdapat sembilan perguruan tinggi dan lima akademi dengan 23 program studi.

"Diharapkan Akper Pangkalpinang dapat mencapai mutu pendidikan sesuai dengan delapan standar yang ada. Beberapa standar tersebut di antaranya, memenuhi standar isi, proses, kependidikan, sarana prasarana, pembiayaan, penelitian dan beberapa standar lainnya," harapnya.(hzr/an)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari | Surianto
Fotografer: 
Surianto
Editor: 
Huzari