Anak-anak Wajib Dibekali Ilmu

Belitung Timur – Anak-anak wajib dibekali ilmu pengetahuan. Melalui membaca anak-anak bisa menjadi cerdas, sehingga mampu menjadi generasi bangsa yang mempunyai daya saing. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung siap mendukung setiap langkah dan upaya mencerdaskan generasi bangsa.

Demikian disampaikan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat pencanangan Taman Baca, di Pulau Buku Limau, Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (12/3/2015). “Melalui Taman Baca ini diharapkan anak-anak menjadi cerdas dan mampu menjadi generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Selain dimanfaatkan dengan maksimal, Gubernur mengharapkan agar taman baca tersebut dijaga dan dirawat. Jangan sampai hanya bisa membangun namun tidak bisa merawat. Sebab jika perawatan tidak dilakukan merupakan perbuatan yang sia-sia. Taman baca tak hanya dapat digunakan sebagai tempat menimba ilmu, melainkan juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana bersilahturahim antara pemerintah dan masyarakat.

“Perbedaan keyakinan diharapkan tidak menjadikan suatu perbedaan, sebaliknya dapat membuat sinergis. Sehingga mempermudah pemerintah menjalankan program pembangunan,” jelasnya.

Ketika negara disibukkan menghadapi persoalan peredaran narkoba, Gubernur bersyukur hingga saat ini masyarakat Desa Buku Limau tidak tersentuh persoalan narkoba. Agar anak-anak tidak terjerat persoalan narkoba, hendaknya orang tua dapat memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak.

“Hindari anak-anak dari narkoba. Selain itu sebentar lagi ada beberapa daerah di Babel melaksanakan pilkada. Diharapkan masyarakat Buku Limau menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. Sehingga pelaksanaan pilkada berjalan tertib dan aman,” harapnya.

Sementara Kompol Dadang Ketua Panitia Kegiatan Pencanangan Taman Baca tersebut mengatakan, sekitar 90 persen kegiatan pencanangan taman baca ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Saat ini di taman baca sudah terdapat 1537 buku, dan selanjutnya akan ditambah sebanyak 623 buku. Katagori buku tersebut terdiri dari buku agama, pendidikan, kesenian dan kesehatan.

“Selain kegiatan ini, ada juga kegiatan khitanan massal. Sebanyak 27 orang anak yang ikut khitanan massal gratis yang dilaksanakan ibu-ibu Bhayangkari,” ungkap Kapolres Beltim tersebut.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Suci Lestari
Fotografer: 
Fajrina
Editor: 
Huzari