Anak Babel Unggul, Mandiri dan Peduli

Pangkalpinang – Menciptakan anak Bangka Belitung jadi generasi yang unggul, mandiri dan peduli menjadi konsentrasi dan fokus Pemerintah Daerah. Komitmen itu diwujudkan pada Forum Anak Daerah tahun 2013.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melalui Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (BPPKBPA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan komitmen dan perhatian yang serius terhadap persoalan hak anak di Bangka Belitung dengan mengadakan Forum Anak Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(27/5)

Menurut Syafitri, SE, M.Si, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (BPPKBPA) Provinsi Kepulaun Bangka Belitung, Forum Anak yang dilaksanakan setiap tahun tidak hanya menjadi agenda rutin, akan tetapi hasil dari rumusan pertemuan ini dapat menjadi faktor pendukung kebijakan pembangunan  daerah.

“kegiatan ini bukan sekedar formalitas saja, hasil dari rumusan ini akan diserahkan kepada bapak Gubernur dan akan dibawa pada Forum Anak Nasional kelak untuk diformulasikan dan diusulkan ke Presiden untuk diambil kebijakan terkait persoalan hak anak di Indonesia”, ujarnya.

Selain itu Syafitri juga mengungkapkan, duta anak yang terpilih di setiap daerahnya dapat membantu mensosialisasikan hak-hak anak di lingkungan sosial.

“duta anak dapat mengajak anak-anak dilingkungan sosialnya untuk dapat melakukan hal-hal yang positif dan berkelanjutan, pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi”, tuturnya.  

Erwandi A.Rani, Asisten III Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, bahwa dengan Forum Anak dapat menggugah kepedulian dan kesadaran betapa pentingnya hak-hak anak.

“masa depan anak menjadi tanggung jawab kita bersama, fasilitas kesehatan, fasilitas sarana dan prasarana pendidikan formal maupun non formal juga harus kita disediakan”, tegasnya.

Selain itu pencanangan Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten Bangka Tengah pada April lalu sebagai upaya antisipasi peningkatan tindak kekerasan terhadap anak. Kabupaten Bangka Tengah merupakan daerah ke 40 di Indonesia yang menginisiasikan Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) secara mandiri.

Erwandi juga mengharapkan keterlibatan semua pihak untuk mendukung Kota Layak Anak (KLA) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“orang tua dan stake holder harus berkomitmen dalam mendukung Kota Layak Anak(KLA), agar apa yang menjadi hak anak dapat dicapai”, harapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari (27-29 Mei) di Hotel Aksi juga diikuti oleh perwakilan anak dari tujuh kabupaten/kota. Forum ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk membangun kreatifitas anak agar lebih positif dan maju.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). (fa/sm)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Fajrina | Stevani Marpaung
Fotografer: 
Stevani Marpaung
Editor: 
Fajrina