Babel Siap Ukir Sejarah

Lolos PON XIX Jawa Barat , 2016 | Laga Hidup Mati, Tantang Riau atau Aceh?

PANGKALPINANG- Tim Sepak Bola Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang berlaga dalan even Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) IX Sumatra tahun 2015, gagal melaju ke babak final.  Laskar Serumpun Sebalai kalah 1-2 dari tim Sumatera Selatan, pada laga yang dihelat di Stadion Depati Amir Kota Pangkalpinang, Rabu (18/11) sore.

Kendati emas lepas dan cuma berpeluang merebut perunggu, namun harapan Babel untuk berlaga dalam pesta olahraga terbesar, Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat tahun 2016, masih terbuka lebar.   Syaratnya, peringkat tiga menjadi "harga mati" untuk Babel menangkan.

Di babak play off, Babel akan menantang dengan Aceh atau Riau yang akan ditentukan pada pertandingan, Kamis (19/11) hari ini.  Namun demikian kemungkinan besar Babel akan berhadapan dengan Aceh yang sudah mengumpulkan 9 poin dari empat pertandingan.  Sedangkan Riau harus memetik kemenangan setidaknya 1-0 melawan sang pimpinan Sumut.  Sementara laga final akan di gelar di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Jumat (20/11) antara Sumsel vs Sumut.  "Mari bikin sejarah, sebab Babel belum pernah masuk ke PON, masih ada hari esok, hari ini bukan akhir dari segalanya," ungkap Asisten Pelatih Babel, Syarifudin, usai pertandingan.

Lanjut Syarifudin, dirinya meminta para pemain untuk lupakan pertandingan lawan Sumsel dan fokus terhadap pertandingan posisi ketiga untuk tiket  PON.

"Masih ada satu pertandingan, dan kemenangan harga mati. PON atau tidak sama sekali, Kami selalu katakan kepada pemain untuk tetap semangat dan kita harus cetak sejarah. Sejarah,'' tegasnya.

 

Tiang Gawang Dua Kali Selamatkan Sumsel

Nasib baik tidak menghampiri Kesebelasan Bangka Belitung (Babel), saat tunduk 1-2 atas Sumatera Selatan (Sumsel) dalam penyisihan Grup B, ajang sepakbola Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) IX Sumatera, Rabu (18/11). Kendati mengambil inisiatif serangan dan memiliki banyak peluang, Babel gagal menangkan laga. Tercatat 9 kali peluang emas  gagal dimanfaatkan Babel, 2 diantaranya diselamatkan tiang gawang Sumsel.

Sejak kick off, Sumsel yang wajib menang dalam pertandingan terakhir penyisihan group B ini langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun Babel yang bertindak sebagai tuan rumah, dengan disaksikan ribuan penonton yang memadati Stadion Depati Amir tidak memberikan kesempatan Sumsel menguasai pertandingan.

Malah Babel yang berhasil menciptakan beberapa peluang, namun masih gagal dikonversi gol di menit tepat di menit ke 12 pemain bertahan Babel dilanggar hingga menghasilkan tendangan bebas, namun bola hasil free kick masih diselamatkan penjaga gawang.

Menit 24, giliran Babel mendapat peluang emas, namun umpan manis pemain bernomor punggung 8 Eka, gagal di manfaatkan penyerang tunggal Babel Arif Sumdra.

Dimenit 30 kemelut terjadi di luar areal dekat kotak 16 meter gawang Babel, bola liar langsung disambut tendangan keras pemain bernomor punggung 15, bola yang melambung kesisi kanan penjaga gawang Babel, gagal ditepis oleh Faisal Fahri. Golll 1-0 Sumsel ungguli Babel.

Guna menambah daya gedor, menit 38 pelatih Babel Lapril, menggantikan pemain sayapnya Dean Nurhasi dengan penyerah tengah Mustaqim. Namun tetap tidak megubah kedudukan, Babak pertama berkesudahan dengan skor 1-0.

Babak kedua, Babel langsung menyerang guna megejar ketertinggalan. Peluang manis didapat di menit 51 melalui  Arif, namun tendangan keras Arif mampu diselamatkan penjaga gawang laskar wong kito, menit 52 lagi-lagi Arif hanya berhadapan denga penjaga gawang lawan, lagi-lagi gagal dimanfaatkan Arif.

Seisi stadion bergelora, penonton yang tadi hanya duduk bersorak menyaksikan peluang Arif, selang satu menit berikutnya, tepat menit 53, Eka menghujam tendangan keras, sayang tiang gawang sebelah kiri penjaga gawang menyelamatkan gawang Sumsel.

Menit 58, lagi-lagi riuh penonton kian menggila, tendangan keras pemain belakang Babel Rond Alpera dari luar kotak penalti lagi-lagi membentur tiang gawang Sumsel. Sungguh diluar dugaan, peluang berturut hanya membuat stor tetap 1-0.

Eka, di menit 65 nyaris menyamakan kedudukan, penjaga gwang Sumsel yang tampil gemilang pada pertandingan itu, lagi-lagi mengagalkan sepakan terarah Eka.

Menit 84, tuan rumah Babel mendapat hadiah penalti, usai Mustakim dijegal keras pemain lawan. Kapten tim Babel, Rio Hardiawan sukses mengeksekusi bola, jegar seisi stadion bergemuruh. Kedudukan 1-1 tak bertahan lama,berselang 2 menit dari gol laskar serumpun sebalai tepatnya menit 86, Sumsel kembali membobol gawang Babel. Skor pun berubah 2-1 untuk Sumsel. Hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada gol terjadi, Sumsel menang 2-1 atas Babel.

Dengan hasil itu, tim Babel berjanji hanya akan tampil habis-habisan melawan antara Riau atau Jambi, guna memperebutkan perunggu, sekaligus mengamankan tiket lolos PON XIX di Jawa Barat. (Fiz)

Sumber: 
PB Porwil
Penulis: 
Fiz