Bahri: RRI Memihak Kebenaran

Sungailiat – Memasuki usia ke 69 tahun, Radio Republik Indonesia (RRI) bertekad tetap menjaga independensi dan memihak pada kebenaran. Selain itu, RRI juga harus terus mengibarkan bendera, memegang teguh empat konsensus bangsa yakni, Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Seluruh angkasawan bertekad menegakkan independensi Radio Republik Indonesia. RRI ingin menjadi lembaga penyiaran yang perpegang teguh pada Tri Prasetya RRI yang menjunjung tinggi independensi, netralitas serta tidak memihak. Sebab keberpihakan RRI hanya kepada kebenaran,” tegas Achmad Bahri Nasution, Kepala LPP RRI Sungailiat saat peringatan HUT ke 69 RRI, di Ruang Pertemuan Stasiun RRI Sungailiat, Kamis (11/9/2014).

Tepat pukul 11.00 WIB, prosesi acara peringatan HUT RRI ditandai dengan penyulutan Obor Tri Prasetya yang dilakukan oleh seluruh kepala RRI se-Indonesia. Penyulutan api tersebut dipimpin kepala RRI pusat melalui siaran langsung di TVRI. Usai penyulutan api, kemudian dilakukan pemotongan tumpeng oleh kepala RRI Sungailiat.

Seperti diketahui, HUT kali ini mengangkat tema ‘Peran Strategis LPP RRI sebagai Media Perekat Persatuan dan Kesatuan’. Ia menambahkan, diusia ke 69 tahun RRI telah banyak melakukan kegiatan di antaranya, mensosialisasikan pemilu. Kegiatan ini tak hanya dilakukan secara on air, pasalnya terdapat kegiatan dilakukan secara off air.

Selain itu telah melakukan donor darah Indonesia, jalan sehat Indonesia. “Hasil kegiatan ini sangat membanggakan, sebab mendapat banyak dukungan dari masyarakat luas,” jelasnya. Tak hanya itu. Menurutnya, saat Pilpres lalu RRI melakukan penghitungan cepat. Hasil yang didapatkan sangat mendekati hasil penghitungan cepat versi KPU.

Untuk memperingati hari jadi ke 69 ini, RRI Sungailiat telah menyukseskan acara layanan publik. RRI juga terus melakukan peningkatan kualitas siaran dan pemberitaan, baik dari sisi konten maupun jangkauan. Upaya memperluas jangkuan tersebut, RRI melakukan perbaikan beberapa relay di Bangka Belitung.

“Di usia RRI Sungailiat yang memasuki 20 tahun, akan terus memberikan layanan siaran terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya. Momen ini sangat strategis bagi revitalisasi RRI sebagai radio publik yang berpegang pada tekad yang terkandung Tri Prasetya RRI.

Ia menjelaskan, tekad pertama yaitu mengamankan segala alat radio dari siapapun yang hendak menggunakan untuk menghancurkan Negara Republik Indonesia dan gunakan alat dengan segala jiwa dan raga dalam keadaan bagaimanapun dan dengan akibat apapun.

Kedua, tekad mengemudikan siaran RRI sebagai alat perjuangan dan alat revolusi seluruh bangsa Indonesia, dengan jiwa kebangsaan murni, bersih dan jujur serta budi penuh kecintaan terhadap tanah air dan bangsa.

Sedangkan tekad ketiga, jelasnya, angkasawan RRI harus berdiri di segala aliran dan keyakinan partai atau golongan dengan mengutamakan persatuan bangsa dan keselamatan negara serta berpegang pada jiwa Proklamasi 17 Agustus 1945.

“Angkasawan RRI harus berdiri di segala aliran dengan mengutamakan persatuan bangsa dan keselamatan negara,” tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky | Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari