Bangka Tengah Juru Kunci Porprov IV

MANGGAR - Kontingen asal Kabupaten Bangka Tengah tidak dapat mewujudkan mimpi indah untuk membawa pulang Piala Bergilir Gubernur Kepulauan Bangka Belitung setelah gagal merebut target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Porprov Babel) ke-4, yang berlangsung di Kabupaten Belitung Timur, pada 9-17 September 2014.

Setelah 17 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan, kontingen Kota Pangkalpinang menempatkan diri sebagai juara umum dengan perolehan 142 medali, yakni 51 emas, 46 perak, dan 45 perunggu. Atas pengumpulan medali terbanyak, selain piala tetap kontingen Pangkalpinang juga berhak memboyong Piala Bergilir Porprov IV. Medali emas terbanyak diperoleh dari cabor atletik, karate dan panjat tebing. Sedangkan di cabor senam, sepakbola, bridge dan binaraga, kontingen Pangkalpinang tidak berhasil menyumbangkan satu pun medali emas.

Ketua Kontingen sekaligus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pangkalpinang Nurdin Yusuf mengatakan kontingennya berhasil mencapai target dengan menjadi juara umum. Namun ia mengakui ada cabang olahraga yang gagal diperjuangkan atlitnya.

"Target kita tercapai (menjadi juara umum-red), hanya melesetnya di catur saja," kata Nurdin, usai menerima Piala Bergilir Gubernur Babel pada malam penutupan Porprov ke-4 Babel di Stadion Belitung Timur Pelangi, Rabu (17/09/2014) malam.

Dirinya juga memastikan atlet berprestasi akan menerima bonus berupa uang tunai senilai Rp 10 juta untuk setiap medali emas. Bahkan KONI Kota Pangkalpinang akan menambah jumlah bonus, namun Nurdin belum bisa memastikan berapa jumlah untuk bonus tambahan tersebut. "Kita akan tambah bonus untuk emas," ujarnya singkat.

Jumlah medali yang diperebutkan pada Porprov kali ini sebanyak 665 medali, terdiri dari 198 emas, 198 perak dan 269 perunggu. Pada hari terakhir pertandingan, Pangkalpinang dan tuan rumah Belitung Timur saling berkejaran mengumpulkan medali. Namun kontingen Bumi Sejuta Pelangi harus puas menempati posisi kedua dengan mengumpulkan 49 emas, 38 perak, 44 perunggu. Sedangkan kontingen Kabupaten Belitung berada di urutan ketiga dengan raihan 32 medali emas, 39 perak dan 44 perunggu.

Di peringkat keempat, kontingen Kabupaten Bangka menyumbangkan 28 emas, 32 perak dan 49 perunggu. Bumi Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan dan Bangka Barat masing-masing berada di urutan kelima dan keenam. Bangka Selatan mendulang 25 medali emas, 20 perak dan 37 perunggu. Sedangkan Bangka Barat meraih 8 emas, 9 perak dan 24 perunggu.

Sementara kontingen Kabupaten Bangka Tengah menempati posisi juru kunci di urutan ketujuh dengan perolehan medali 5 emas, 14 perak, 26 perunggu. Medali emas disumbangkan dari cabang atletik, sepak takraw, pencaksilat, dan tinju. Padahal kontingen yang diperkuat 205 atlet dan turun di 14 cabang olahraga ini mengandalkan cabor panjat tebing, renang dan atletik untuk mendulang medali.

Kegagalan itu dilengkapi lagi dengan belum beruntungnya kontingen dari Bumi Selawang Segantang merebut medali emas dari cabang bergengsi sepakbola. Mereka terpaksa menelan kekalahan 0-2 atas tim tuan rumah Belitung Timur di bawah dukungan suporternya Penebuk, pada partai puncak Rabu (17/09/2014).

Stadion Belitung Timur Pelangi penuh sesak dipadati penonton, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir H Syahruddin MSi, yang turut memberi support dan menyaksikan pertandingan final sore itu. Ketangguhan tim tuan rumah memupus harapan Bangka Tengah untuk menambah perolehan medali emas. (ism/reni-tim mc)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ismail | Reni
Fotografer: 
Ismail
Editor: 
Ismail