Berkah Ramadan, Babel Resmi Sebagai Embarkasi Antara Pelaksanaan Haji

PANGKALPINANG - Kementerian Agama (Kemenag) RI secara resmi mengeluarkan surat penetapan kepada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai Embarkasi Antara untuk pelaksanaan haji.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan, pihaknya sudah lama menginginkan Babel menjadi embarkasi antara, dan sekarang keinginan tersebut terjuwud.

"Alhamdulilah, mulai tahun ini, kita sudah sah ditetapkan sebagai embarkasi antara, ini keinginan kita dan terwujud," ungkapnya usai meninjau kesiapan pembangunan masjid di asrama haji Babel, Senin (4/5/20).

Saat ini menurut Gubernur Erzaldi semua fasilitas penunjang sebagai embarkasi antara sudah lengkap mulai dari asrama haji berkapasitas 460 jamaah, masjid, dan sebagainya.

Dalam penjelasannya, dengan ditetapkan Babel sebagai embarkasi antara, secara otomatis segala pelaksanaan dan pengurusan hal-hal mengenai  jamaah haji tidak lagi di Palembang melainkan di Babel.

Hanya saja, untuk keberangkatan jamaah haji Babel dijelaskan Gubernur Erzaldi masih tetap transit ke Palembang, karena jumlah jamaah haji Babel tidak mencukupi tiga kloter, "Satu kloter itukan 460 jamaah, satu pesawat. Nah, jumlah jamaah haji kita hanya 1.060 jamaah, jadi tidak bisa tiga kloter, makanya kita ke Palembang hanya tukar pesawat saja, tapi tidak lagi menginap di asrama haji Palembang," ujarnya.

"Insyaallah tanggal 12 Mei mendapatkan keputusan dari arab Saudi mengenai musim haji tahun ini, kita berharap dapat tetap terlaksana keberangkatanya minggu pertama di bulan Juli," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Babel, Muhammad Ridwan mengatakan asrama haji Babel ini bisa menampung 460 jamaah, dengan petugas 26 orang.

"Para jamaah haji ini nanti akan bermalam di asrama haji semalam dua hari, saat ini kita masih menunggu keputusan Arab Saudi, Insyaallah musim haji tahun ini tetap jalan," ungkapnya. 

Untuk itu, Kakanwil Kemenag Muhammad Ridwan meminta 1.060 jamaah haji Babel bersabar menunggu kepastian dari arab Saudi (12/5) mendatang. "Kita menunggu keputusan Arab, setelah itu barulah kita akan rapat di palembang untuk menentukan tanggal berapa berangkatnya, tapi kita mau untuk Babel gelombang kedua," tuturnya.

Dalam pengakuannya, banyak aturan yang ditetapkan jika pelaksanaan haji ini berjalan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan protokol kesehatan Covid-19 lainnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Leo Randika
Fotografer: 
Umar
Editor: 
Listya