BPJS Beri Perlindungan Jamsos Masyarakat

Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendukung penuh dan men-support pelaksanaan program Badan Penyenggara Jaminan Sosial (BPJS). Salah satu kebijakan yang dilakukan yakni, mengeluarkan instruksi dan surat edaran untuk segera mengimplentasikan pendaftaran tenaga kerja di Bangka Belitung.

"Pemerintah provinsi mendukung adanya jaminan sosial. Dan pemerintah tetap konsisten memperhatikan rakyat, sebab ini demi kebaikan masyarakat. Sehingga masyarakat mendapatkan jaminan sosial," kata Hidayat Arsani Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat jumpa pers di ruang kerjanya, Selasa (20/5/2014).

Saat memberikan keterangan tersebut, Wagub di dampingi Andi Hudirman Asisten Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Elvyn G Masassy Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan dan Latip Pribadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara Elvyn mengatakan, kedatangan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka persiapan kerjasama BPJS dengan Pemprov Babel. Kegiatan ini guna mengimplentasikan program BPJS secara penuh di Bangka Belitung. Terdapat empat progam BPJS antara lain, program jaminan hari tua, jaminan kecelakaan, jaminan kematian dan jaminan pensiun.

Lebih jauh ia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga negara non kementerian yang diamanatkan memberi jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja di Indonesia, baik pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah. Di Babel terdata sekitar 1,2 juta penduduk, dengan angkatan kerja sebanyak 500 ribu orang. Sedangkan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya 56000 orang.

"Masih banyak tenaga kerja yang belum terlindungi. Dengan adanya pertemuaan ini diharapkan adanya instruksi dari Gubernur dan Wagub agar dapat memberikan surat keputusan untuk dibuatkan surat perlindungan jaminan tenaga kerja,” ungkapnya.

Hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan mempunyai sebelas kantor wilayah dengan 127 kantor cabang dan 512 outlet tersebar di seluruh Indonesia. Terhitung mulai April 2014, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 12,3 juta tenaga kerja peserta aktif dan mengelola dana sebesar  Rp 126 triliun.

“Sedangkang di Babel ada satu kantor cabang penuh, dan satu  kantor cabang perintis di Belitung serta beberapa outlet. Ke depannya akan diusahakan untuk menambah jumlah outlet,” tegasnya.(adt/rf)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari