BPS Kembali Memetakan Perekonomian Babel

Pangkalpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menggelar Sensus Ekonomi (SE). Kegiatan ini bertujuan melihat potensi ekonomi di Indonesia, khususnya Bangka Belitung. Sehingga terpetakan data, jenis dan seperti apa usaha yang dijalankan masyarakat. Seluruh komponen masyarakat diharapkan ikut menyukseskan kegiatan ini.

Darwis Sitorus Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, suksesnya sensus ekonomi 2016 sangat berpengaruh terhadap kevalidan data dari lapangan. Sensus ini sebagai alat ukur melihat potensi ekonomi di Kepulauan Bangka Belitung, sehingga dapat memetakan kegiatan ekonomi berskala kecil, menengah dan besar.

“Pendataan untuk seluruh sektor ekonomi di Bangka Belitung, kecuali sektor pertanian. Karena sektor pertanian sudah didata pada sensus pertanian tahun 2013 lalu,” ungkap Darwis saat ditemui selepas Apel Siaga Sensus Ekonomi 2016 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Jumat (18/3/2016).

Lebih jauh ia menjelaskan, dibutuhkan segala aspek untuk menyukseskan sensus ekonomi 2016, mulai dari kerjasama pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha. BPS melalui petugas di lapangan akan mendata semua jenis usaha. Pendataan meliputi, mengenai nama perusahan, alamat, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, pengeluaran dan nilai pendapatan.

“Selain itu melakukan pendataan jenis usaha, kendala dan prospek perusahaan ke depan. Sebanyak 1469 petugas di lapangan yang direkrut BPS dari tujuh kabupaten/kota. Sejumlah petugas ini telah dilatih dan diuji kemampuan bertugas di lapangan. Petugas sudah dapat melakukan pendataan sejak tanggal 1 hingga 31 Mei 2016,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Sahirman Asisten Administrasi Umum Setda Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Menurutnya, selain kesempurnaan data valid dari masing masing pelaku usaha,  aspek administasi juga harus diperhatikan. “Kelengkapan administrasi untuk mencegah praktik korupsi,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra