BUKA PERINGATAN HARI ANAK TINGKAT PROVINSI BABEL, GUBERNUR ERZALDI SAMPAIKAN HAL Ai

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengapreasiasi pemerintah pusat yang telah mengesahkan RUU Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang menetapkan usia minimal melakukan perkawinan bagi laki-laki dan perempuan yakni usia 19 tahun.

Apresiasi ini dinyatakan Gubernur Erzaldi saat membuka acara Peringatan Hari Anak Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2019 di lapangan Kantor Gubernur Bangka Belitung Senin (23/9/2019).

"Yang menikah harus berusia diatas 19 tahun, ini adalah hal yang membanggakan kita, jadi mulai dari sekarang mari kita sosialisasikan batas usia minimal menikah ini" terangnya.

Erzaldi juga menyebutkan bahwa salah satu penyebab stunting adalah pernikahan diusia anak, jika sudah terjadi stunting maka akan sulit dari segi mental, jiwa dan raganya untuk berkembang.

Gubernur Erzaldi berharap kepada bunda paud, ibu-ibu dan hadirin semua untuk dapat bersama mensosialisasikan bahayanya apabila bayi terlahir stunting.

"Hari anak ini kita peringati secara terus menerus tiap tahun agar menggugah rasa, memotivasi anak kita menjadi anak yang hebat, sukses, sehat dan bersahaja" jelas Gubernur.

Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memenuhi hak-hak anak kita, untuk itu kita selalu memberi motivasi dan mensosialisasikan hal-hal berkenaan dengan keberadaan anak-anak kita karena kadang kita lupa ada hak anak-anak kita yang terabaikan.

"Semenjak usia emas dari lahir hingga usia 9 tahun disitulah kita diberi kesempatan untuk memanfaatkan waktu emas kita untuk berkomunikasi dengan anak-anak kita yang perkembangan otak diusia emas ini kita bisa mengisi otak manusia hingga 75 persen, maka isilah dengan hal yang positif", ajaknya.

Gubernur Erzaldi ingin mengajak kita semua, tidak hanya anak-anak, isi karakter anak-anak kita ini dengan hal-hal yang positif terkhusus kita sedang perang dengan sampah plastik.

"Dari sekarang saya minta kepada bunda paid dan ibu guru untuk membiasakan anak-anak membawa air minum menggunakan tumbler agar tebiasa dari kecil hingga tumbuh dewasa", harapnya. 

Kegiatan peringatan Hari Anak ini juga turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Bahar Buasan, Forkopimda, Kepala DP3ACSKB Provinsi Bangka Belitung, Kepala OPD Provinsi Bangka Belitung,  Dinas PPPA Kabupaten Kota,  Forum Anak se-Bangka Belitung dan perwakilan anak-anak dari tingkat Paud, SD,  SMP hingga SMA. 

Sumber: 
DP3ACSKB Babel
Penulis: 
Lisya Ayu
Fotografer: 
Aisyah Putri/Fadholly