Camat Harus Perhatikan Fasilitas SPI!

Pangkalpinang – Lagi, Hidayat Arsani Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menegaskan agar aparatur pemerintah memperhatikan fasilitas SPI (Sehat, Pendidikan, Iman) di lingkungan masyarakat. Tiga fasilitas tersebut dinilai sangat penting, sebab masyarakat harus Sehat, mempunyai Pendidikan dan Iman.

“Seorang camat mempunyai tugas penting dalam kehidupan masyarakat. Camat harus mampu berperan sebagai mediator, motivator dan fasilitator dalam penggerak pembangunan di kecamatan, kelurahan dan desa,” tegas Wagub saat membuka acara Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Camat di Badan Diklat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (09/03/2015).

Agar masyarakat sehat, jelasnya, harus memperhatikan dan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Begitu juga dengan pendidikan, agar masyarakat pintar harus disediakan fasilitas pendidikan yang baik. Sementara untuk meningkatkan keimanan seseorang, dapat dilakukan dengan melengkapi fasilitas tempat ibadah.

“Camat berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Camat juga harus memperhatikan sarana dan prasarana SPI tersebut,” sarannya.

Camat merupakan ujung tombak di wilayahnya dan bertanggung jawab langsung terhadap masyarakat. Lebih jauh ia menjelaskan, oleh karena itu camat harus mempunyai pengetahuan, keahlian dan keterampilan dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu camat harus berani memberi masukan kepada atasan, dan berani memberikan terobosan guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tak hanya itu. Menurutnya, camat juga harus kreatif merencanakan program-program peningkatan ekonomi kerakyatan. Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, camat harus bisa bersikap profesional dan netral. Terutama saat berlangsungnya pilkada di beberapa kabupaten nanti. Selain itu, segala sesuatu yang menyangkut kepentingan masyarakat seperti pengurusan perizinan tidak boleh dihambat.

“Pendidikan, pelatihan aparatur dan sejenisnya perlu dilaksanakan secara terus menerus. Sehingga dapat membentuk abdi negara yang memiliki sikap dan semangat pengabdian berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya. 

Camat dapat menjadi perpanjangan tangan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Ia mencontohkan, langkah yang dapat dilakukan melalui kesempatan kerja dan berinvestasi. Namun dalam menjalankan kebijakan dan pemerintahan sehari-hari harus mengimplementasikan Pancasila.

"Harus rajin-rajin turun ke lapangan agar tahu persoalan di masyarakat, jangan hanya duduk saja!" tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Noviar Ishak | Suci Lestari
Fotografer: 
Noviar Ishak
Editor: 
Huzari