Darlan Imbau Masyarakat Memakmurkan Masjid, Begini Caranya

BANGKA SELATAN -- Sangat merugi jika umat muslim tidak memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan. Selain itu masyarakat harus memakmurkan masjid dengan mulai melakukan salat Subuh berjamaah. Masjid akan makmur jika jamaah salat Subuh sudah sama dengan jamaah saat salat Jumat.

Darlan Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, saat ini bangunan masjid sudah megah. Hendaknya kemegahan bangunan ini diimbangi sikap masyarakat untuk memakmurkan masjid. Ramadan ini dapat menjadi ajang memakmurkan masjid.

"Semestinya mulai sekarang setiap salat fardhu dilakukan secara berjamaah di masjid," pesan Darlan saat Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Masjid Miftahul Huda, Desa Fajar Indah, Pulau Besar, Bangka Selatan, Jumat (10/5/2019).

Lebih jauh Darlan berharap berkumpulnya masyarakat di masjid ini bernilai ibadah dan diberkati Allah SWT. Masyarakat harus pandai mensyukuri bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Jangan disamakan beribadah di bulan Ramadan dan beribadah selain di bulan Ramadan. 

Ibadah di bulan Ramadan mempunyai banyak keberkahan. Darlan menambahkan, untuk itu perbanyaklah berdoa, berdzikir serta memperbanyak membaca Alquran. Jalani Ramadan dengan terus melakukan ibadah dan sebaiknya beribadah di masjid. 

"Orang beriman dan yakin ada hari akhir, maka ia memakmurkan masjid. Jika masjid makmur, warga kampung juga akan makmur. Di Turki jamaah salat Subuh membludak, sekarang mereka sudah makmur," kata Darlan.

Sebagaimana biasanya sejumlah bantuan disalurkan saat Safari Ramadan. Kali ini bantuan yang diberikan di antaranya, enam gulung sajadah, satu unit vakum cleaner, satu perangkat alat pengeras suara, satu unit kipas angin serta perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan miskin. Selain itu, terdapat santunan berupa uang tunai.

Saat menyampaikan tausiah, Syeikh Sa’ad Mahmud Abdelsalam ingin agar umat muslim bisa menambah ketaatan beribadah selama bulan Ramadan. Jika keimanan bertambah, maka semestinya bisa melepaskan diri dari perbuatan maksiat.

Umat muslim harus bisa menahan diri dari perbuatan fitnah, gibah dan perbuatan maksiat lainnya. Abdelsalam menjelaskan, untuk mendapatkan berkah Allah SWT, maka harus meninggalkan semua perbuatan tidak baik. Hindari perbuatan curang dalam kehidupan sehari-hari. 

"Allah SWT tidak membutuhkan puasa orang-orang yang masih berbuat curang. Saat bulan Ramadan Allah mempersempit jalan-jalan kecurangan dan perbuatan buruk. Hati-hati berbuat dosa, karena dosa ibarat racun. Keimanan seseorang diuji bukan saat berjamaah, tetapi diuji ketika sendiri," jelasnya.

Namun, jangan berpikir bisa berbuat tindakan maksiat tanpa sepengetahuan Allah SWT. Abdelsalam menambahkan, untuk itu jangan tinggalkan membaca Alquran, sebab ketika membaca Alquran akan merasa tenang. Rumahpun akan menjadi makmur dan dijauhi setan.

"Orang yang jarang membaca Alquran lebih mudah digoda setan dan emosional. Obat agar hati tenang bisa mengendalikan emosi, maka harus sering membaca Alquran. Tingkatkan membaca Alquran, kurangi mendengar musik," pesan Syeikh Sa’ad Mahmud Abdelsalam.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Khalimo