Dharma Wanita Persatuan Babel Kunjungi Sekolah Luar Biasa Pangkalpinang.

PANGKALPINANG - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyambangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pangkalpinang dan SLB Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC), Senin (30/11/20).

Kunjungan silaturahmi para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) d lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Dharma Wanita. Pihaknya memberikan apresiasi kepada tenaga pengajar yang telah mengabdikan dirinya di lembaga ini. 

"Guru-guru SLB ini sangat luar biasa, kesabarannya mengajar anak-anak yang berkebutuhan khusus dari tidak tahu apa-apa menjadi anak yang mempunyai kemampuan yang luar biasa. Kami memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada guru-guru di sini," ungkap Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sri Rahayu Mulya Naziarto.

Dalam kesempatan itu juga, para pengurus DWP Babel juga turut membagikan bingkisan kepada siswa SLB dan berpesan kepada guru agar senantiasa ikhlas dalam mengabdi dan memberikan pelajaran kepada siswa-siswanya. 

"Kunjungan kami tak hanya di sini, kami pun mengunjungi daerah terpencil dengan program pemberian rumah layak huni. Kami ingin berbagi di dalam acara HUT Dharma Wanita ini. Semoga anak-anak didik kita ini menjadi anak yang saleh dan saleha," jelasnya.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Pangkalpinang Warsih Sri Wahyuni menyambut baik kunjungan pengurus DWP Babel. Ada 268 anak berkebutuhan khusus bersekolah di sini yang dibantu oleh 16 guru ASN dan 26 guru honorer.

"Hambatan para anak berkebutuhan khusus ini seperti mengalami hambatan pada penglihatan, bicara, hambatan intelektual hingga ganguan fisik. Metode pembelajarannya 75 persen berupa keterampilan," ungkapnya.

Siswa SLB ini juga pernah mencatatkan prestasi di bidang keterampilan, seperti yang diraih Ryan Erpendi kelas 11. Hambatan penglihatan tak menyurutkan Ryan untuk menjuarai lomba puisi. "Sering menjuarai lomba seni di tingkat nasional. Ada ananda kita Jona Andika Putra Utama menampilkan seni bercerita dan juara 1 di tingkat nasional," pungkasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Irnawati
Fotografer: 
Natasya
Editor: 
Listya Anindita