Dinas KUKM Berikan Pelatihan Kewirausahaan, Ini Tujuannya

Pangkalpinang - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel Hj Elfiyena didampingi Kepala UPTD Balatkop UMKM Dinas KUKM Suparman Effendi membuka pelatihan Kewirausahaan Angkatan I di Gedung Balatkop UMKM di Pangkalpinang, Senin (17/6/19).

Pelatihan ini akan berlangsung selama lima hari dari tanggal 17 s.d 21 Juni dan diikuti sebanyak 30 peserta. 

Kadis KUKM mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pelaku UMKM. Diharapkan dengan pelatihan ini para peserta/pelaku UMKM bisa mendapatkan program wirausaha pemula (WP).  "Pelatihan ini bukan hanya seremonial saja. Pelatihan harus membawa dan berdampak pada kemajuan usaha pelaku UMKM," katanya, Senin (17/6/19).

Hj Elfiyena menjelaskan pelatihan kewirausahaan angkatan I ini merupakan pelatihan pertama bersumber dari dana APBD. Dimana beberapa bulan yang lalu, pelatihan yang sama dengan DAK telah selesai dilaksanakan di Balatkop UMKM. "Ini pelatihan pertama dengan dana APBD. Untuk angkatan kedua, nanti akan diadakan di Belitung," jelasnya.

Terkait pelaksanaan pelatihan, Ia menuturkan bahwa pihaknya akan lebih selektif dalam memilih peserta. Hal ini dilakukan agar para pelaku UMKM yang terpilih sebagai peserta dapat memamahi betul konsep manajeman dalam mengelola usaha.

"Kita akan lebih selektif dalam memilih peserta. Pelatihan ini adalah pelatihan awal dan program seperti ini terus berlanjut. Kita terus bimbing dan bina peserta yang telah mendapatkan pelatihan," tuturnya.

Lalu, menurutnya melalui  pelatihan seperti ini pelaku UMKM menjadi paham bagaimana memanage usaha. Dengan begitu, pelaku dapat meningkatkan usaha, daya saing dan naik kelas usaha dari pelaku UMKM.  "Palatihan ini nanti dapat meningkatkan daya saing dan menaikan kelas dari usahanya," ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, Kadis KUKM mengingatkan tentang pentingnya konsistensi dalam berusaha. Pelaku harus tetap konsisten menjalankan usahanya. Selain konsisten, pelaku usaha harus semangat dan terus belajar. "Usaha itu jangan timbul tenggelam. Kalau mau berusaha, kita harus konsisten dan terus berusaha serta jangan mudah putus asa," ujarnya.

Permasalahan-permasalahan pasti akan ditemui dalam menjalankan usaha, namun kata Dia, permasalahan itu tidak lantas membuat pelaku UMKM putus asa. Pemerintah sudah menyediakan PLUT untuk berkonsultasi. Para konsultan di PLUT siap membantu dan memberikan solusi. Misalanya dalam hal pemasaran, pelaku UMKM didorong untuk menggunakan marketplace.

"Promosi harus terus digalakan. Jika memiliki produk tersebut jangan disimpan tapi dikenalkan atau dipromosikan baik offline maun online. Untuk pemasaran offline, pihaknya selalu melakukan gelar produk pada event-event yang ada di Babel," ucapnya.

Diakhir arahanya, Ia juga meminta agar  UMKM secara mandiri untuk terus menambahkan pengetahuan dan wawasannya. Peserta bisa mencari ilmu dari berbagai sumber. "Jangan hanya menunggu, pelaku UMKM harus aktif untuk mencari pengetahuan. Manfaatkan TIK untuk menambahkan wawasan kalian," tutup Kadis KUKM.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Anto
Fotografer: 
Anto