DINAS PANGAN MENGGELAR KAMPANYE DIVERSIFIKASI PANGAN MELALUI GEMA SABUK AMANG SEBAGAI SOLUSI HIDUP SEHAT

Pangkalpinang – Siswa-siswi SDN 30 Pangkalpinang menggelar senam P2KP (Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan) saat menyambut kedatangan Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil beserta Ibu Monica Haprinda pada Acara Kampanye Diversifikasi Pangan Gerakan Gemar Makan Sayur, Buah, Umbi-umbian (Gema Sabuk Amang).

Acara yang dimotori oleh kerjasama Dinas Pangan Provinsi dan Dinas Pangan Pangkalpinang ini bertempat di Lapangan Merdeka Kota Pangkalpinang, Rabu (16/10/2019). Acara juga dihadiri oleh Unsur Muspida, Kepala OPD, Camat dan Lurah, PKK, Dharma Wanita, KRPL, dan Kelompok Wanita Tani Kota Pangkalpinang.

Dalam kesempatan ini, Toni Batubara, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan amanat.

“Gema Sabuk Amang merupakan kegiatan yang dilaksanakan sebagai upaya menyebarluaskan informasi terkait Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 30 Tahun 2018 tentang Gerakan Masyarakat Gemar Makan Sayur, Buah, Umbi-umbian, Kacang-kacangan dan Ayam Merawang guna mewujudkan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) pada masyarakat Bangka Belitung,” paparnya.

Sedangkan di kesempatan yang sama, Damiri, Kepala Dinas Pangan Provinsi dalam wawancara menegaskan pentingnya konsumsi pangan yang beragam dan bergizi.
“Diversifikasi pangan dimaksudkan agar masyarakat tidak hanya terfokus mengonsumsi satu jenis makanan tertentu saja. Misalnya, makanan pokok kita tidak harus selalu beras. Kita dapat menggantinya dengan mengonsumsi bahan pangan lain pengganti beras seperti umbi-umbian,” jelas Damiri.

“Untuk sehat, manusia membutuhkan 40 macam zat gizi di dalam tubuh, dan itu tersedia pada berbagai sumber pangan. Untuk itu, perlu bagi kita mendiversifikasi aneka ragam konsumsi pangan bergizi sehari-hari,” tutup Damiri.

Walikota Pangkalpinang dalam sambutannya mengingatkan warga Pangkalpinang khususnya dan Bangka Belitung Umumnya untuk mengatur pola makan. “Jaga terus kesehatan, karena sehat itu mahal,” tegasnya. Maulan Aklil juga mengingatkan untuk menjaga keluarga agar terhindar dari jerat narkoba dan HIV Aids yang saat ini banyak terjadi di Bangka Belitung.

Acara Gema Sabuk Amang diramaikan dengan Tarian Bedincak yang dipersembahkan oleh ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Kota Pangkalpinang serta senam gerakan cuci tangan oleh anak-anak SDN 30 Pangkalpinang. Tidak lupa hadiah (door prize) diberikan untuk anak-anak SDN 30 Pangkalpinang dan ibu-ibu tamu undangan dengan menjawab pertanyaan dari pembawa acara. 

“Siapa nama Kepala Dinas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung?” seru pembawa acara. Dengan semangat dan percaya diri anak-anak mengacungkan tangan dan menjawab. “Ahmad Jamil!”, spontan jawaban salah ini mengundang senyum tamu-tamu yang hadir.

Adapun upaya memberikan contoh konsumsi pangan seimbang dari Kampanye Gema Sabuk Amang yaitu dengan menyiapkan lunch box B2SA untuk anak-anak yang terdiri dari nasi aruk, perkedel tahu, tumis sayur, ayam kecap, dan buah jeruk sesuai dengan porsi yang dianjurkan yakni 645 kalori.
Kemudian, acara ditutup dengan penandatanganan dukungan diversifikasi pangan oleh Walikota Pangkalpinang, Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas Pangan, dan undangan lainnya.

Sumber: 
Dinas Pangan Babel
Penulis: 
Dini