Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Menggelar Rapat Koordinasi Jaga Keamanan Pangan Segar

Pangkalpinang, Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi kelembagaan pengawasan keamanan pangan segar, Selasa (08/10/2019). Kegiatan yang berlangsung di Sun Hotel, Pangkalpinang ini  dihadiri oleh 37 orang peserta dari Dinas Pangan se- Bangka Belitung, lembaga lintas sektor dan pelaku usaha pertanian. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman dalam pengawasan keamanan pangan segar.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Damiri menerangkan pentingnya menjaga keamanan pangan. "Mendapatkan pangan yang sehat adalah hak masyarakat, untuk itu kita perlu memberikan pemahaman mengenai pangan yang sehat kepada masyarakat sehingga dapat menekan isu mengenai pangan yang tidak benar dan  dapat meresahkan masyarakat," ungkap Damiri.

Ia juga mengimbau para pengelola dan pelaku usaha agar dapat meningkatkan kualitas produksi. "Kalau produk sudah berkualitas tentu akan menimbulkan rasa aman bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk pertanian kita. Pelaku usaha juga perlu mendaftarkan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) untuk pangan yang akan diedarkan," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, narasumber dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Netra Mirawati menerangkan kunci keamanan pangan  diantaranya dengan memproduksi pangan yang sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

"Kategori aman untuk pangan boleh mengandung bahan kimia asal sesuai dengan batas yang memang diperbolehkan," tutup Netra Mirawati.

Jaminan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 23 Tahun 2018 dimana peraturan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi konsumen serta meningkatkan kepastian usaha dan daya saing PSAT.

Sumber: 
Dinas Pangan
Penulis: 
Dini