Dinas PU Kep. Babel Gelar Seminar Sehari Memperingati Hari Tata Ruang Nasional

Pangkalpinang –  Seminar sehari dalam rangka memperingati hari tata ruang nasional – yang diluncurkan oleh kementerian PU republik Indonesia sejak 8 november 2013 – hari ini rabu 06/11 yang dimotori oleh dinas pekerjaan umum provinsi kepulauan bangka belitung digelar. Seminar yang bertemakan tentang harmoni ruang (sumber daya)  dan air untuk kehidupan yang lebih baik siang itu siang itu terbagi dalam 3 sesi. Untuk sesi pertama materi seminar disampaikan oleh narasumber dari praktisi akademisi rektor universitas diponegoro (UNDIP) yakni Prof. Sudharto P Hadi, kemudian sesi kedua dilanjutkan oleh Joko  Christanto dan sesi ketiga materi seminar disampaikan oleh Ormuz Firdaus, S.T, M.T selaku dosen UBB.

Adapun materi seminar yang disampaikan  Prof. Sudharto P Hadi  diantaranya terkait perencanaan tata ruang mencakup pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya, kondisi pesisir dan laut serta rencana tata ruang kepulauan berbasis tambang yang berwawasan lingkungan. Dalam materinya Prof. Sudharto P Hadi  berpandangan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya diharapkan tidak saja mengedepankan aspek fisik namun juga memperhatikan aspek sosial budaya dan lingkungan, mampu menyajikan informasi tentang daya dukung dan daya tampung  di dalam praktek  mengelola pemanfaatan sumber daya yang ada, serta orientasi  pemanfaatan sumber daya (lingkungan dan ruang ) ditujukan guna kesejahteraan manusia secara berkelanjutan

Beliau juga menyampaikan seringnya terjadi dikotomi atau benturan dalam pemanfaatan dan pengelolaan ruang (sumber daya) maka pemerintah dan pemerintah daerah (pemerintah provinsi, kota dan kabupaten ) - terkait dalam membuat kebijakan, rencana dan program pemanfaatan ruang - dalam pandangannya perlu berpedoman pada suatu hasil kajian analisis lingkungan strategik yang komperhensif mencakup  kajian tentang perkiraan dan dampak resiko, eco-region (perwilayahan lingkungan), eco-system darat dan laut, analisis DAS dan analisis dampak perubahan iklim dari pemanfaatan SDA yang ada.

Sedangkan untuk sesi kedua materi seminar yang disampaikan narasumber siang itu mengangkat materi tentang tipologi penggunaan lahan daerah pertambangan supaya terjadi harmoni ruang dan air, serta untuk sesi ketiga materi yang disampaikan bertemakan tentang konsep pembangunan berkelanjutan berbasis penataan ruang di provinsi kepulauan Bangka Belitung.

Rangkaian kegiatan seminar siang itu juga diisi dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan narusumber yang hadir, serta pemberian hadiah oleh gubernur kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi kepada pemenang lomba karya tulis ilmiah, pembuatan poster tentang lingkungan dan kepada kepala desa  namang sebagai tokoh inspiratif dalam menjaga kelestarian hutan namang di koba Bangka tengah.(sm/karin/mc)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Karina
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Stevani