Dinkes Babel Lakukan Kajian Radiasi Penambangan Timah

Pangkalpinang - Dinas Kesehatan Provinsi Kep. Bangka Belitung menyelenggarakan pertemuan lokakarya hasil ujian dampak radiasi dari aktivitas penambangan timah di bangka belitung. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu kajian untuk melihat dampak radiasi dari aktivitas penambangan timah terhadap kesehatan.Hal ini diungkapkan drg.Mulyono Susanto Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel ketika menyampaikan sambutannya di puncak hotel, Kamis (10/12/2015).

"Kajian radiasi ini baru tahap awal karna hanya bersifat visual atau hanya dilihat saja bukan secara spesifik, dan jika nantinya benar berdampak, maka akan kita lakukkan kajian ketahap yang lebih dalam," ucapnya.

Mulyono juga mengatakan tahun depan rencananya akan dilakukan kajian ke tingkat yang lebih dalam.  Kajian dampak radiasi ini adalah kajian awal karena  hanya dilaksanakan kurang lebih tiga hingga empat bulan saja, oleh karena itu kajian awal ini bertujuan sebagai dasar-dasar untuk menempatkan langkah-langkah ketahapan selanjutnya ungkap Mulyono.

Mulyono juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kajian ini menggunakan anggaran APBD dan inisiatif dari dinas kesehatan provinsi dan anggota DPRD Provinsi. Ia melanjutkan bahwa  Provinsi Bangka Belitung ini merupakan daerah nomor dua terbesar di indonesia sebagai daerah yang mengeluarkan radiasi setelah Papua," ujarnya.

Lebih jauh Mulyono nenjelaskan kalau radiasi ini berdampak pada kesehatan, kita bisa melakukan sesuatu untuk bagaimana agar tidak berpengaruh terhadap kesehatan dan apa yang didapat nantinya dari kajian-kajian ini akan sangat bermanfaat.

"Apa yang kita dapat dari kajian ini akan sangat bermanfaat nantinya yakni bagaimana kita mencegahnya agar tidak berdampak kepada kesehatan masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Sujari selaku Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dinas kesehatan Prov. Babel juga mengatakan hal senada bahwa pelaksanaan kajian ini berkerjasama dengan Kementerian Kesehatan, dan Batan.

"Kita dalam hal ini sebagai penyelenggara dan tahun kemarin sudah kita lakukan sosialisasi ke seluruh instansi, dan tahun ini pesertanya kita mengundang mahasiswa dan dosen," ucap Sujari.

Sujari berharap pelaksanaan hasil dari diseminasi yang dilaksanakan bisa membuat rekan-rekan mahasiswa yang ada dibabel berminat untuk bisa melakukan kajian yang lebih mendalam.

"Harapan kita dari unsur pendidikan nanti bisa mengajukan untuk melakukan kajian mengenai dampak radiasi penambangan timah terhadap kesehatan karena kita menyediakan anggaran untuk pelaksanaan kajian tersebut," ungkap Sujari.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
M Chandra
Fotografer: 
Karina