Disbudpar Gandeng Investor Membangun Destinasi Wisata Buatan

Pangkalpinang – Sedikitnya terdapat tiga destinasi wisata di Bangka Belitung di antaranya, wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Berdasarkan data,  wisatawan berkunjung ke Babel menikmati wisata alam, selanjutnya untuk melihat wisata budaya. Kendati menempati urutan ketiga, namun wisata buatan tetap mendapatkan perhatian.

KA Tajuddin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, wisata buatan mempunyai potensi untuk dikembangkan. Karena itu, investor dan pelaku usaha wisata didorong mengembangkan wisata buatan seperti waterboom, atraksi permainan, bioskop, serta wahana hiburan anak anak seperti Ancol. Sejumlah wisata ini bertujuan melengkapi objek wisata di Babel.

"Saat ini wisata buatan masih sangat sedikit, sehingga investor didorong membangun wisata buatan. Saat ini berencana membangun kebun binatang seperti Taman Safari yang ada di Jatimpark Malang,” paparnya di sela-sela Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Puncak, Senin (16/03/2015).

Rencananya, lokasi pembangunan di  (Bio) Bangka Island Outdoor, Sungailiat Kabupaten Bangka dengan luas lahan sekitar 67 hektare. Ia menjelaskan, langkah awal membangun fasilitas tersebut, dalam waktu dekat akan mengunjungi Jatimpark  di Batu Malang. Kegiatan itu dalam rangka berkoordinasi dan kerja sama pembangunan model Jatimpark di Bangka Belitung.

Perkembangan sektor pariwisata terus membaik. Ia memaparkan, sebab ada peningkatan jumlah wisatawan berkunjung ke Bangka Belitung, baik wisatawan nusantara (wisnu) maupun wisatawan manca negara (wisman). Peningkatan jumlah ini cukup signifikan, sebab dalam waktu setahun peningkatan ini menembus angka ribuan orang.

Menurutnya, di tahun 2014 tercatat sekitar 3000 an jumlah wisatawan mancanegara berkunjung ke Bangka Belitung. Jumlah ini naik dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2000 an wisatawan. Berdasarkan perbandingan angka tersebut, terdapat kenaikan sekitar 1000 wisatawan.

Sementara jumlah wisatawan domestik di tahun 2013 sekitar 200.000 an orang, lalu meningkat menjadi 300.000 an wisatawan di tahun 2014. Sehingga setiap tahun ada kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

“Sebagaimana rilis BPS, dari tahun ke tahun jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto | Adit Tri Saputra
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari