Dishut Lakukan Gerakan Reklamasi untuk Target Nasional

PANGKALAN BARU- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sedang dipersiapkan menjadi Bapak “Penggerak Reklamasi Nasional”, oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan mulai melakukan pergerakan reklamasi lahan-lahan eks tambang inkonvensional atas Sumber Daya Alam Timah di Babel. 
 
Sebagai leading sektor, Dinas Kehutanan Babel mulai melakukan gerakan ini dalam rangka melaksanakan instruksi Gubernur  untuk melakukan penghijauan di area sekitar Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang. 
“instruksi ini mengingat tamu yang datang untuk berwisata ke Bangka banyak melihat danau-danau eks tambang timah,”jelasnya saat diwawancarai usai ceremonial penanaman pohon. 
 
Menurut Kadis Kehutanan Babel ini, sekitar 10 hektar lahan yang disiapkan merupakan lahan yang telah menjadi milik Pemerintah Provinsi untuk direklamasi dengan penanaman berbagai jenis pohon. 
 
Lebih lanjut dikatakannya, tidak sedikit waktu yang dibutuhkan agar instruksi Gubernur terealisasi dengan baik. Bahkan gerakan ini harus dilakukan berkelanjutan selama 2 (dua) tahun yang kemudian setelah lahan reklamasi dilaunching, akan terus dilakukan reklamasi lanjutan hingga Bapak Gubernur Babel menjadi Bapak Penggerak Reklamasi.
 
Setidaknya 200 bibit pohon ditanam hari ini, Jumat (3/05) di wilayah seputaran Bandar Udara Depati Amir yang merupakan gerakan perdana, khususnya mereklamasi wilayah-wilayah yang dilalui wisatawan ketika turun pesawat. 
 
Selain itu telah disiapkan 2000 pohon lain yang akan ditanam untuk lahan yang sudah disiapkan dari dana CSR PT. Timah Persero (Tbk).
 
Pohon- pohon yang ditanam diantaranya cemara laut, jambu mente, hingga pohon buah-buahan seperti mangga, sirsak, durian, alpukat dan sebagainya yang merupakan pohon yang bermanfaat untuk jangka panjang. 
 
“Reklamasi ini, selain mempersiapkan Gubernur menjadi Bapak Penggerak Reklamasi Nasional, harapannya pandangan pertama wisatawan adalah lahan reklamasi yang asri dengan pepohonan yang bermanfaat,” ungkapnya.
 
Dinas Kehutanan Babel juga  merangkul beberapa segmen diantaranya, lembaga pecinta lingkungan, Dinnas-Dinas terkait, Siswa-Siswi Sekolah, Anggota Pramuka dan unit unit Pecinta Alam di Babel.
 
 
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Putri
Fotografer: 
Nona Dian Putri
Editor: 
Fitra