Diskominfo se Babel Perjuangkan Anggaran Satu Persen dari APBD, Ini Sebabnya

BELITUNG TIMUR -- Sebanyak lima rekomendasi kesepakatan dihasilkan dalam Rekor Diskominfo se Babel, Kamis (14/2/2019). Salah satu poin tersebut, memperjuangkan untuk mendapatkan anggaran minimal satu persen dari APBD provinsi dan kabupaten/kota.

Menurut Sudarman Kadiskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sejumlah anggaran itu digunakan untuk menjalankan tugas dan fungsi komunikasi dan informatika. Seperti diketahui terdapat tiga bidang yakni, penyelenggaraan e-government, statistik dan persandian.

"Selain itu, bidang penyelenggaraan e-government, bidang informasi komunikasi publik dan sekretariat," kata Kadiskominfo Sudarman menginformasikan hasil Rakor Diskominfo se Babel, di Guest Hotel, Manggar, Kabupaten Bangka Belitung, Kamis (14/2/2019).

Untuk bidang pemberdayaan TIK, statistik dan persandian, kata Sudarman, ke depan akan membuat standarisasi format data sektoral untuk daerah, keseragaaman nomenklatur (SOTK) bidang pemberdayaan TIK, statistik dan persandian di daerah.

Selanjutnya ada upaya untuk membuat payung hukum dalam penyelenggaraan pemberdayaan TIK, statistik dan persandian di daerah berupa perda, pergub dan perbup/perwali. Sementara ini masih kekurangan SDM memadai di bidang pemberdayaan TIK, statistik dan persandian di daerah.

Lebih jauh Kadiskominfo Sudarman menjelaskan, perlu melakukan percepatan penyeragaman nomenklatur SOTK penyelenggara fungsi keamanan informasi dan persandian. Sehingga program dan kegiatan urusan persandian provinsi dengan kabupaten/kota bisa seragam dan selaras.

Tahun depan dijadwalkan rakor urusan persandian. Kemudian melaksanakan koordinasi ke BSSN terkait penitipan satu unit jammer ke Pulau Belitung serta berbagi Informasi urusan persandian ke kabupaten/kota jika terdapat update informasi dari pusat.

Sedangkan untuk bidang penyelenggaraan e-government, perlu berbagi pakai atau sharing aplikasi melalui repository yang bisa digunakan bersama. Provinsi mengakomodir peningkatan SDM TIK kabupaten/kota melalui diklat teknis.

Lalu mensupport infrastruktur komunikasi data ke daerah blankspot dan peningkatan kapasitas jaringan hotspot di kabupaten/kota. Ada juga kesepakatan mendorong perangkat daerah untuk mengintegrasi data ke dalam informasi dashboard pemerintah.

"Harus ada pertemuan rutin untuk bidang penyelenggaraan e-government melalui tatap muka terkait permasalahan yang dihadapi," kata Kadiskominfo Sudarman.

Agenda Besar
Sementara di bidang informasi komunikasi publik, kata Sudarman, akan melakukan persiapan SAIK tingkat nasional di Bangka Belitung bulan November tahun ini. Kemudian dilaksanakan seleksi festival pertunjukan rakyat tingkat provinsi untuk mewakili Bangka Belitung ke SAIK Tingkat Nasional 2020.

"Kita juga mengutamakan pembentukan LPPL di kabupaten/kota. Lalu bersama-sama kabupaten/kota melaksanakan pelatihan KIM 25 orang per kabupaten/kota," papar Kadiskominfo Sudarman.

Setelah tahun lalu membentuk kampong radio, jelas Kadiskominfo Sudarman, tahun 2020 dilanjutkan program serupa di Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Belitung. Usulan desa dan potensi dua minggu setelah kegiatan rapat koordinasi.

Mengenai penyusunan pergub/perbup/perwali tentang penyebaran informasi, rencananya akan melakukan studi banding ke Sumatera Barat beserta kabupaten/kota dan DPRD pada minggu keempat bulan Maret tahun ini.

Upaya memperbanyak informasi, kabupaten/kota diminta mengirim rilis berita dan foto dan agenda humas kabupaten/kota melalui email babelprov.go.id@gmail.com dan ym_heru@yahoo.com atau WhatsApp 08127870510. 

Kadiskominfo Sudarman menambahkan, bersama dengan kabupaten/kota menyusun agenda setting dua minggu sekali. Lalu terakhir, menggelar workshop pengelolaan jurnalistik pelajar tahun 2020 di Pangkalpinang dan workshop public speaking untuk ASN tahun 2020 di Pangkalpinang.

"Sedangkan untuk agenda rapat koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020, akan digelar di Toboali Kabupaten Bangka Selatan," ungkap Kadiskominfo Sudarman.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Riswanto
Editor: 
Padli