Ditjen PKTN Pantau Stok Pangan, Veri Anggriono Bilang Aman

PANGKALPINANG -- Sedikitnya tiga titik menjadi pantauan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) dalam rangka penetrasi pasar persiapan hari keagamaan tahun 2019. Sejumlah titik tersebut di antaranya Gudang Bulog Selindung, Hypermart BTC dan pasar modern Giant.

Hasil pemantauan tersebut, Veri Anggriono Sutiarto Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan bilang kondisi ketersediaan pangan relatif aman. Selain itu harga sejumlah pangan yang dijual masih wajar. Namun satu menjadi penekanan, agar jangan ada penimbunan.

"Ketersediaan barang cukup, tetapi semua itu dijual ya. Jangan disimpan," tegas Anggriono saat berbicara dengan pihak pengelola Hypermart BTC, Senin sore (22/4/2019).

Saat peninjauan berlangsung, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Yanuar, Satgas Pangan Bangka Belitung dan sejumlah pejabat terkait dari lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Sebagaimana diketahui, sekitar 14 hari lagi umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan. Pasalnya bertepatan tanggal 6 Mei mendatang, diperkirakan sudah memasuki 1 Ramadan. Seperti tahun sebelumnya, ketika memasuki hari besar keagamaan terjadi pergerakan harga pangan.

Selain melihat ketersediaan kebutuhan pangan, Anggriono juga mengingatkan agar pengelola pasar modern memperhatikan masa kedaluwarsa barang dagangan. Tanggal kedaluwarsa harus setiap saat dicek, jika ada barang yang sudah mendekati masa kedaluwarsa untuk segera diamankan.

"Selama bulan Ramadan tidak ada kebutuhan pangan yang disimpan. Semua harus dijual dan masa kedaluwarsa dicek. Sebab jelang lebaran banyak produk parcel. Saya titip satu, agar harga daging bisa terjangkau," tegas Anggriono.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari