DKP Provinsi Gelar Bazar Aneka Masakan Berbahan Ikan


Pangkalpinang - DKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar bazar aneka masakan berbahan dasar ikan di halaman kantor Gubernur Air Itam Pangkalpinang. Bazar ini berlangsung dari tanggal 30-31 Agustus 2015 dan diikuti oleh 40 UKM dari tujuh Kab/Kota se-Babel. 

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan angka konsumsi Ikan serta meningkatkan citra kuliner khas daerah Bangka Belitung.

"Dengan bazar, kita ekspos keanekaragaman makanan berbahan ikan yang berbasis potensi lestari daerah. Potensi kuliner ikan bila dikembangkan dengan baik akan menjadikan provinsi ini sebagai salah satu tujuan dari wisata kuliner” jelas Rustam Efendi, Gubernur Kep Babel saat membuka acara bazar di Halaman Kantor Gubernur, Minggu (30/08/15).

Kegiatan ini merupakan agenda nasional dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. "Mari kita tingkatkan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat melalui bazar ini," ajak Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga mengajak kepada peserta bazar untuk mampu memberikan suatu masakan yang berbahan baku ikan yang inovatif, menggugah cita rasa, dan higienis untuk dikonsumsi.

Sementara itu, Sarjulianto Kadis DKP mengatakan bahwa dengan konsumsi ikan yang meningkat akan memberikan multiflier effect terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat, di hilir akan meningkatkan permintaan terhadap ikan sehingga berkembang usaha perikanan baik budidaya, tangkap dan pengolahan.

"Konsumsi ikan meningkat, industri perikanan akan tumbuh dan menyerap tenaga kerja dan pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian masyarakat," jelas Sarjulianto.

Lebih jauh Sarjulianto mengatakan konsumsi ikan yang meningkat akan melahirkan generasi yang cerdas dan sehat yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap kemajuan bangsa khususnya masyarakat Babel. Sementara itu untuk konsumsi ikan di Babel, Sarjulianto mengatakan bahwa saat ini angka kosumsi ikan di Babel telah mencapai 45,87 kg/kapita/th dan melebihi target dari pemerintah yaitu 41,94 kg/kapita/th. 

"Namun kita masih dibawah Singapura dengan 55,4 kg/kapita/th dan jepang dengan jepang 110 kg/kapita/th, padahal provinsi kepulauan bangka belitung ini memiliki potensi hasil perikanan yang sangat besar," jelas Sarjulianto.
 

Sumber: 
DKP Provinsi
Penulis: 
Mutiah Sahidin
Fotografer: 
Sentosa L
Editor: 
Surianto