DPRD Beltim Pelajari Penyelenggaraan Kearsipan Perpustakaan Pemprov. Babel

PANGKALPINANG - DPRD Kabupaten Belitung Timur yang tergabung dalam panitia khusus (pansus) Rancangan Peraturan Daerah Belajar Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Pembelajaran terhadap kearsipan dan perpustakaan oleh para Wakil Rakyat Beltim yang dibungkus ke dalam "study banding" itu, dilakukan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel, yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang, Babel.

Kedatangan sejumlah Wakil Rakyat Beltim yang dipimpin Rohalba, Wakil Ketua DPRD Beltim tersebut, disambut secara langsung Kepala DKPUS Babel, Dr. Asyraf Suryadin, dan didampingi para pejabat administrator (eselon III) serta pejabat pengawas (eselon IV) di lingkup DKPUS Babel.

Di hadapan Kepala DKPUS Babel, Wakil Ketua DPRD Beltim, Rohalba mengatakan, kedatangan mereka ke DKPUS Babel memang dalam rangka mempelajari penyelenggaraan kearsipan dan  perpustakaan yang dimiliki Pemprov. Babel yang dikelola oleh DKPUS Babel.

Saat ini, DPRD Beltim melalui pansus sedang menggodok Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan. "Kita tidak ingin punya gedung kearsipan dan perpustakaan mewah, tapi minat baca murid atau masyarakat masih kurang," ungkapnya.

Untuk hal itu, sebelum Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan disahkan, hal-hal mendasar apa saja yang dipersiapkan, upaya Pemprov. Babel mendorong minat baca murid dan masyarakat, termasuk keterkaitan pihak swasta dalam segi anggarannya.

Kepala DKPUS Babel, Dr. Asyraf Suryadin mengaku tersanjung DKPUS Babel menjadi salah satu wadah untuk pembelajaran terkait pembuatan Raperda 0enyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan Beltim.

Kepala DKPUS Asyaraf menyampaikan terima kasih kepada Pansus DPRD Beltim yang memilih DKPUS Babel sebagai tujuan kunjungan mereka.

Diakui Kepala DKPUS Babel, memang hingga saat ini, kendala yang dihadapi DKPUS adalah  budaya membaca. Namun begitu, DKPUS Babel tetap komitmen melakukan berbagai langkah agar minat baca baik bagi pelajar maupun masyarakat umum bisa bangkit dan meningkat.

"Salah satu langkahnya adalah dengan menggelar lomba-lomba rutin tiap tahun, dan hasilnya akan dibukukan, serta semua peserta lomba harus mempunyai kartu perpustakaan," ungkapnya.

Siapapun yang datang ke DKPUS Babel, diupayakan mempunyai kartu perpuspustakaan. "Langkah lainnya, untuk meningkatkan minat baca masyarakat, maka kami mendekatkan bahan bacaan dengan masyarakat melalui pojok baca kerja sama dengan pihak-pihak tertentu, seperti warung kopi. Kita titip buku-buku beserta raknya di pojok-pojok warung kopi itu," ungkapnya.

"Saya ingin nanti di dalam perpustakaan ada kegiatan 'BABEL MEMBACA'. Jangan ada lagi mindset perpustakaan adalah gudang buku," ujarnya.

Selain itu, untuk meningkatkan minat baca masyarakat tersebut, sangat dibutuhkan dukungan dari para wakil rakyat yang duduk di DPRD.

Pertemuan Kepala DKPUS Babel dengan rombongan anggota DPRD Beltim diakhiri dengan berkeliling ke ruangan perpustakaan dan arsip DKPUS Babel.

Sumber: 
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
Penulis: 
Aliyah
Fotografer: 
Aliyah
Editor: 
Listya