Dukung Daerah Pariwisata, Pemerintah Pusat Kucurkan DAK

Pangkalpinang - Setidaknya ada dua Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tersedia dalam DAK sektor Perhubungan di tahun 2020. Pertama DAK Sub Bidang Keselamatan Jalan yang kedua DAK Bidang Transportasi Perairan. Untuk tahun 2020, DAK Sub Bidang Keselamatan Jalan diarahkan ke 225 lokasi prioritas yang terdiri dari 27 Provinsi dan 198 Kabupaten/Kota.
 
Menurut Kabubdit Transportasi, Direktorat Transportasi, Kementerian PPN/Bappenas RI, Ahmad Zainuddin DAK Bidang Jalan Sub Bidang Keselamatan Jalan tahun 2020 diarahkan untuk mendukung peningkatan keselamatan transportasi darat melalui pemenuhan aspek-aspek keselamatan jalan.
 
"DAK Keselamatan Jalan sudah ada dari tahun 2011 sampai tahun 2016, untuk tahun 2020 dibuka lagi dan diarahkan untuk Kawasan Prioritas Nasional, dan atau daerah dengan tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas yang tinggi," ungkapnya pada saat Rapat Evaluasi Pelaksanaan DAK Bidang Perhubungan Tahun 2020, di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Kamis (18/07).
 
Terkait usulan DAK Sub Bidang Keselamatan Jalan di tahun 2020, menurut Ahmad Zainuddin tercatat ada tiga daerah yang mengusulkan, Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
 
"Daerah yang mendapat DAK Sub Bidang Keselamatan Jalan adalah daerah yang menunjang pariwisata, untuk di Babel sendiri tingkat kecelakaannya dibawah rata-rata nasional, Babel mendapatkan DAK Sub Bidang Keselamatan Jalan sebagai dukungan terhadap pariwisata," ungkapnya.
 
Untuk DAK Bidang Transportasi Perairan, menurut Ahmad Zainuddin hanya dua daerah yang mengusulkan, Provinsi dan Kabupaten Bangka Selatan. DAK Bidang Transportasi Perairan diarahkan untuk peningkatan keselamatan, kualitas pelayanan transportasi perairan, serta sebagai feeder/sub feeder tol laut.
 
"DAK ini diprioritaskan kepada 22 Provinsi, yang Kabupaten/Kota terdiri dari, 34 Kabupaten/Kota pada 8 Provinsi Kepulauan yang tidak termasuk daerah afirmasi dan 19 Kabupaten/Kota pada Kawasan Pengembangan Pariwisata yang berbasis Pariwisata Maritim dari 50 Destinasi Pariwisata Nasional" kata Ahmad Zainuddin.
 
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Fitra