Ekonomi Babel Melesat 4,7 Persen

Pangkalpinang -  Perekonomian Prov. Kep. Bangka Belitung berdasarkan PDRB Triwulan III 2013  tumbuh sebesar 4,70 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat. Pertumbuhan ini hampir disemua sektor, kecuali Pertambangan dan Penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 0,4 persen.

Ekonomi Babel pada Triwulan III secara q-to-q hampir semua komponen mengalami peningkatan, kecuali di sektor Pertambangan dan Penggalian yang turun sebesar 1,4 persen. Sedangkan komponen yang mengalami peningkatan yaitu, pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 2,8 persen, impor meningkat sebesar 2,4 persen, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah meningkat sebesar 2,3 persen, pengeluaran rumah tangga sebesar 2,2 persen dan pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 1,3 persen.  

Herum Fajarwati, Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, Pertumbuhan ekonomi didukung oleh semua sektor, kecuali Pertambangan dan Penggalian yang turun sebesar 0,4 persen, sedangkan sektor jasa memberikan pertumbuhan tertinggi sebesar 9,1 persen, jelasnya saat jumpa pers diruang Konferensi Pers BPS Babel, Air Itam,  Pangkalpinang, Rabu (06/11/2013)

Lebih jauh lagi ia mengatakan, kenaikan juga terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi serta sektor pertanian yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 8,0 persen.

Menurutnya, Pertumbuhan ekonomi Babel pada Triwulan III 2013 dibandingkan dengan Triwulan yang sama tahun 2012 (year on year) didukung oleh kenaikan Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 7,0 persen, pengeluaran konsumsi pemerintah meningkat sebesar 6,0 persen, pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,9 persen, ditambahkanya, untuk pengeluaran konsumsi LNPRT meningkat sebesar 3,6 persen, sedangkan ekspor hanya tumbuh sebesar 2,7 persen. dan komponen impor yang menjadi pengurang PDRB mengalami mengalami kenaikan sebesar 7,5 persen.

“Sedangkan komponen impor yang jadi pengurang PDRB juga mengalami peningkatan sebesar 7,5 persen”, jelasnya.

Sementara itu, nilai PDRB Babel pada Triwulan III ini dibandingkan Triwulan II (q-to-q) mengalami kenaikan sebesar 1,2 persen. Menurutnya, Pertumbuhan tertinggi yaitu disektor jasa sebesar 3,5 persen yang diikuti sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 3,1 persen, kemudian sektor listrik, gas, dan air bersih sebesar 3,0 persen.   

“PDRB Babel memberikan kontribusi sebesar 2,1 persen terhadap pertumbuhan PDRB Pulau Sumatera, dan 0,5 persen terhadap pertumbuhan total PDRB 33 Provinsi di Indonesia”. ujarnya. (*adits/an).

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra | Surianto
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Surianto