Empat Desa di Basel Akan Dijadikan Agrowisata Durian

PANGKALPINANG - Satu per satu potensi di bidang pertanian dan perkebunan dioptimalkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjadi keunggulan tiap daerah, untuk menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun nasional. 

Salah satunya, Gubernur menginginkan daerah Bangka Selatan (Basel) menjadi pusat agrowisata durian dengan melibatkan empat desa, yakni Desa Permis, Gudang, Rajik, dan Sebagin yang dikenal sebagai penghasil durian terbaik dengan beragam varian. 

"Sangat luar biasa potensi di sini. Tadi saya sudah memberikan perintah kepada Pak Juaidi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mengembangkan klaster nutfah durian di Babel. Sebelumnya sudah ada tiga daerah yang dikembangkan," katanya. 

Keseriusan gubernur yang akrab disapa Bang ER untuk mengembangkan empat desa itu menjadi klaster plasma nutfah durian, dibuktikan dengan meninjau lokasi rencana akses dua Desa Gudang-Rajik dengan menempuh jalan sepanjang 20 kilometer. 

Jalan kecil dengan medan sulit itu dijajal oleh Gubernur dengan menggunakan motor trail bersama Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, dan Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen M. Jangkung Widyanto, Minggu (1/7/21). 

"Kami baru saja bersama Kapolda dan Danrem melihat sekaligus trail jelajah jalan Permis-Sebagin," katanya. 

Jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut, kata Gubernur Erzaldi akan tersambung dengan Jalan Trans Bangka yang menghubungkan Bangka Selatan dan Bangka Barat. Dengan memanfaatkan sisi barat Pulau Bangka ini, sehingga potensi di kawasan barat Pulau Bangka dapat tereksplor dengan baik. 

"Selain durian, kami lihat ada alpukat roro yang saya nilai sangat luar biasa. Nantinya kita bisa menghadirkan buah-buahan yang belum tereksplor oleh daerah lain, dan kawasan ini akan terhubung ke Trans Bangka," katanya. 

Dalam kegiatan jelajah rencana pengembangan Jalan Gudang-Rajik bersama dengan rombongan, Gubernur Erzaldi, Kapolda, dan Danrem menyerahkan 150 paket beras dan sembako kepada 150 warga lansia yang berasal dari Desa Permis dan Rajik. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rangga
Fotografer: 
Saktio
Editor: 
Budi

Berita

23/02/2021 | Dinas Kominfo
103,130 kali dilihat
15/08/2019 | DP3ACSKB
46,671 kali dilihat
17/12/2018 | Dinas Kominfo
33,999 kali dilihat
13/07/2017 | Dinas Kominfo
17,098 kali dilihat
06/05/2015 | Dinas Kominfo
11,386 kali dilihat
26/10/2017 | Dinas Kominfo
10,045 kali dilihat
28/01/2020 | Dinas Kesehatan
9,671 kali dilihat