Evaluasi Capaian Kepesertaan Layanan JKN-KIS, BPJSKes Adakan Rapat Forum Komunikasi Dengan Pemprov Babel

PANGKALPINANG -  Berbagai  upaya untuk mewujudkan universal health coverage (UHC) atau dikenal dengan jaminan kesehatan semesta masyarakat di Bangka Belitung yakni telah terjaminnya masyarakat dalam kepesertaan program jaminan kesehatan JKN-KIS terus dilakukan oleh pemerintah bersama dengan BPJSKesehatan.

Seperti halnya hari ini Selasa (19/02) bertempat di Ruang Pertemuan Romodong Kantor Gubernur Kep. Babel diadakan forum komunikasi pemangku kepentingan utama antara BPJSKes wilayah Bangka Belitung dengan Pemerintah Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung.

Perihal kondisi kepesertaan JKN-KIS untuk di Bangka Belitung, Deputi Direksi BPJSKes wilayah kerja Sumsel, Babel dan Bengkulu yakni dr. Erna Wijaya Kusuma mengungkapkan saat ini melalui kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan terus mendorong agar seluruh masyarakat terlayani oleh layanan JKN-KIS.

Upaya ini dilakukan mengingat berdasarkan catatan data BPJSKes untuk wilayah Babel,disebutkan dr Erna Wijaya K,  hingga periode Maret 2018 capaian kepesertaan JKN-KIS baru mencapai 92,46 persen dengan cakupan peserta mencapai 1.058.376 jiwa, sehingga dibutuhkan adanya kerja sama seluruh pemangku kepentingan utama guna mendorong upaya terwujudnya universal health coverage (UHC) atau program jaminan kesehatan semesta.

“ Tujuan dari pertemuan hari ini untuk membahasp progresskepesertaan program JKN-KIS yang kita (red: BPJSKes) harapkan capaian kepesertaan JKN-KIS bisa mencapai target 100 persen dan minimal 95 persen masyarakat Babel sudah memiliki jaminan kesehatan nasional dan untuk itu memang dibutuhkan kerjasama lintas sektor sehingga kita harapkan kedepan masyarakat sudah betul-betul memiliki jaminan kesehatan dan saat ini kami (red: BPJSKes) sampaikan progressnya bahwa hingga periode Maret 2019 kepesertaan JKN-KIS masyarakat babel telah mencapai  92,46 persen dari total seluruh jenis kepesertaan JKN-KIS”, ungkap dr. Erna Wijaya Kusuma.

Adapun kondisi capaian dari masing-masing jenis kepesertaan jaminan kesehatan JKN-KIS di babel selama periode Maret 2019 meliputi untuk Jenis kepesertaan PBI (penerima bantuan iuran) dan Non PBI. Untuk kondisi capaian peserta JKN KIS peserta PBI mencakup peserta JKN-KIS PBI APBD mencapai 97,40 persen;  PBI APBN  mencapai 97,52 persen; sedangkan untuk kondisi capaian peserta JKN-KIS kategori jenis Non PBI mencakup peserta JKN-KIS bukan pekerja (BP) sebesar 95,17 persen ; peserta JKN-KIS jenis Non PPU sebesar 89,19 persen.

Selain membahas mengenai kondisi kepesertaan masyarakat memiliki jaminan kesehatan JKN-KIS, dalam pertemuan tersebut dijelaskan dr. Erna juga dimaksudkan guna mensosialisasikan terkait perubahan aturan mengenai tanggungan pembiayaan layanan kesehatan yang menjadi tanggungan BPJSKes.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Fitra