Fahrurrozi: Gunakan Hak Pilih

Pangkalpinang - Fahrurrozi Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau warga agar menggunakan hak suara dalam pemilihan walikota/wakil walikota Pangkalpinang periode 2013 - 2018. Pemungutan suara putaran kedua tinggal menyisakan dua pasangan calon yakni, pasangan H Saparudin berpasangan dengan Maulana Akil dan M Irwansyah berpasangan dengan Sopian.

Sebagaimana diketahui, pada pemilihan putaran pertama lalu terdapat tujuh pasangan calon di antaranya, pasangan Naziarto dan Nursaadah, H Saparudin dan Maulan Aklil, Thomas Japri dan Yulianto Satin, Malikul Amjad dan Eka Mulya Putra, M Irwansyah Sopian Rebuin dan M Sopian, Bahar Buasan dan Herman Faizuddin, Ridwan Thalib dan Sarpin.

Usai menggunakan hak pilih di TPS 8 Kelurahan Air Itam Pangkalpinang, Fahrurrozi mengatakan, warga yang sudah tercatat dalam daftar pemilih tetap hendaknya dapat menggunakan hak suara. Jika tidak mendapatkan undangan untuk menggunakan hak suara, warga dapat memilih dengan membawa KTP beserta kartu keluarga ke TPS.

"Ayo menggunakan hak pilih dengan mendatangi TPS. Diharapkan warga jangan bersikap golput, gunakan hak pilih," tegas Fahrurozi di TPS 8 Kelurahan Air Itam Pangkalpinang, Rabu (4/9/2013).

Keseriusan Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau warga tak hanya ditunjukan di lokasi TPS 8. Sebab usai berbincang dengan Ruslan Ketua TPS 8 Kelurahan Air Itam Pangkalpinang, langsung mengimbau warga untuk datang ke TPS menggunakan alat pengeras suara di mushola yanv berada tak jauh dari lokasi TPS.

Pantauan Babelprov.go.id di lokasi TPS sekitar pukul 08.30 WIB, sudah banyak warga datang ke TPS untuk menggunakan hak suara. Tampak pula beberapa anggota polisi mengawasi proses pemilihan guna memberikan pengamanan kepada warga.

Menurut Ruslan, untuk TPS 8 terdapat 230 mata pilih. Namun banyak warga yang terdata di daftar pemilih tetap tersebut tak dapat menggunakan suara. Pasalnya ada beberapa warga yang sudah pindah dan berdomisili di tempat lain. Kendati demikian, undangan untuk menggunakan hak suara atau formulir C6 tetap diupayakan sampai kepada pemilih.

"Ada beberapa warga yang sudah pindah tugas dan domisili, dan juga terdapat data warga yang ganda," jelasnya.(hzr)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Huzari
Editor: 
Huzari