Festival Seni Tradisi Langkah Nyata Lestarikan Kesenian Tradisional

Pangkalpinang - Festival Seni Tradisi Daerah 2013 digelar dalam rangka mengembangkan seni tradisi daerah dan sekaligus untuk memeriahkan HUT ke 13 Provinsi Kep Babel. Kegiatan ini merupakan langkah untuk melestarikan kesenian tradisonal babel.

Demikian disampaikan, Dr Andri Wahono, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Prov. Kep. Babel. Adanya kegiatan ini guna mengenalkan kesenian tradisional kepada para generasi muda agar tetap lestari sepanjang masa. Kesenian tradisional perlu mendapatkan perhatian khusus, karena terbatasnya apresiasi dari masyarakat terhadap seni tradisi yang disebabkan adanya pengaruh budaya asing yang begitu pesat pada saat ini.

“Festival seni tradisi ini dijadikan langkah nyata untuk menjaga kesenian tradisional tetap lestari sepanjang masa. Selain untuk melestarikan tradisi dan budaya, melalui festival ini mampu mengembangkan kreativitas dan ekspresi dari generasi muda dalam berkesenian”, jelas Andri saat saat membuka secara resmi Festival Seni Tradisi Daerah Babel 2013 mewakili Gubernur Kep. Babel, di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Jumat (15/11/2013).

Kelestarian tradisi harus didukung oleh semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Selain melalui Festival Seni Tradisi ini, dukungan dan apresiasi dari Pemerintah daerah dengan bekerjasama dengan masyarakat dan lembaga seni budaya yang ada dapat juga dilakukan dengan menumbuhkembangkan sanggar-sanggar yang ada baik umum maupun yang ada disekolah untuk menggalakan kesenian tradisional, mendukung pementasan kesenian kepada sanggar-sanggar seni yang ada, dan melakukan pendukungan event-event aktivitas seni budaya dan pariwisata yang dilakukan oleh masyarakat.

Lebih jauh Andri mengatakan bahwa melakukan pengkajian terhadap kesenian-kesenian yang ada serta memasukan kegiatan kesenian tradisional pada ajaran muatan lokal disekolah-sekolah merupakan langkah konkret yang diharapkan dapat menjaga kelestarian kesenian tradisional babel.

"Kesenian daerah Babel terus berkembang dan lestari sepanjang masa. Tradisi lestari selamanya seperti yang kita semua harapkan demi kemajuan Budaya Bangka Belitung," harapnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Kebudayaan Disbudpar Babel, Engkus Kuswenda mengatakan Festival Seni Tradisi ini akan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 15-16 November 2013. Berbagai lomba seni tradisi daerah akan digelar dalam festival ini diantaranya, lomba kesenian campak, rabana, rudat, dambus, serta festival gasing. 

"Sebanyak 28 grup kesenian perwakilan dari kabupaten/kota se Provinsi Babel akan memeriahkan lomba Festival Seni Tradisi Daerah ini," ujar Engkus.

Pada acara pembukaan Festival seni tradisi ini menghadirkan beberapa tarian, seperti Tarian Campak Jalung dari Bangka Tengah yang menjadi tarian pembuka Festival Seni Tradisi malam ini, selanjutnya ada Tarian Kedidi dari Mendu’, Tarian Saka Lele dari NTT yang ditampilkan oleh Paguyuban Masyarakat NTT, serta Penampilan Dul Muluk Kontemporer dari Langar Budaya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto
Editor: 
Surianto