Festival Serumpun Sebalai IX 2013 "Tingkatkan Apresiasi dan Kreativas Seni Budaya Daerah"

Pangkalpinang - Grand Opening “festival serumpun sebalai IX 2013” berlangsung semarak dan sukses kemarin (1/6). Kegiatan ini disaksikan ribuan warga kota pangkal pinang , sejumlah atraksi dalam pegelaran festival serumpun sebalai yang mengusung tema “Tingkatkan Apresiasi dan Kreativitas Seni Budaya” yang mengundang antusias para warga kota Pangkalpinang. Pembukaan dimulai pukul 20.00 WIB, yang dihadiri oleh para pejabat dari provinsi kepulauan Bangka Belitung maupun kabupaten kota . Pembukaan festival serumpun sebalai IX 2013 di suguhi pertunjukan pementasan 5 terbaik parade tari daerah. Tidak hanya itu, penampilan pakaian pengantin yang dipamerkan dari berbagai Provinsi, serta Polri melalui Sat Brimobda Polda Babel ikut atraksi melalui tabuhan beduk yang dikombinasikan dengan peralatan musik lainnya. Pasukan elit Polri ini tampil dengan gaya seni menghibur dengan tidak meninggalkan kesan tegasnya serta dimeriahkan dengan peluncuran kembang api yang membuat para undangan terkagum pada Festival Serumpun Sebalai IX Bangka Belitung 2013. Untuk melestarikan seni budaya di Babel, disetiap daerah seni pertunjukan memiliki keunikan dan kekhasan yang dipengaruhi oleh masyarakat pendukungnya, kekakayaan dan keragaman seni budaya tersebut memiliki nilai, norma dan fungsi bagi masyarakat pendukungnya. Hal inilah yang menjadi salah satu potensi dalam upaya meningkatkan kreativitas para pelaku seni pertunjukan di indonesia namun demikian para kreator dibidang seni pertunjukan juga dituntut untuk arif dan bijaksana memilih dan memilah sumber-sember kreatifitas untuk ikut mengambil peran dalam pencaturan industri kreatif dan perkembangan global. Upaya pengembangan dan pemanfaatan keseniaan membuka kesempatantan secara luas kepada seniman dan seluruh lapisan masyarakat yang berkepentingan dibidang kesenian untuik menyalrkan kreatifitas dan produktifitasnya, namaun dipahami sebagai hal yang membuat nilai budaya tersebut tetap hidup dan terpakai di masa kini dan masa yang akan datang. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan tujuan dari festival tersebut adalah dalam rangka melestarikan, mengembangkan kesenian daerah Bangka Belitung dan meningkatkan kreativitas seniman dan sekaligus memberikan hiburan seni pertunjukan kepada masyarakat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekhasanah keragaman seni budaya daerah dan nusantara. Selaiain itu dalam Festival Serumpun Sebalai 2013 diikut sertakan Babel Fair sebanyak 30 stand, seJumlah peserta parade tari daerah sebanyak 27 sanggar yang merupakan sanggar terbaik hasil seleksi ditingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan dihadiri Provinsi DKI Jakarta, Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan dengan tim penilaian yang berasal dari Institut Kesenian Jakarta, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, serta pengamat daerah dari tujuh kabupaten kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sementara itu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Mardi Nugroho menyebutkan “Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kita cintai memiliki komposisi penduduk yang multitalentik dan multikultural sehingga kaya dan beragam akan seni budaya didalamnya, mengalami perkembanhgan ke arah lebih baik ditengah permasalahan dan tantangan. Permasalahan dan tantangan dalam berkesenian diantaranya adalah arus globalisasi dan menguatnya pengaruh budaya luar negeri terhadap apresiasi masyarakat. Selain itu masih terbatasnya ruang-ruang publik dalam penegambangan kesenian darerah. Berkenaan dengan hal itu dalam rangka peningkatan apresiasi dan kreativitas seni budaya daerah, sebagai salah satu upaya pelestarian seni budaya daerah, Premerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menanggalkan program pengelolaan keragam budaya. Salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah Festival Sebalai”. Disamping itu gubernur mengharapkan para seniman dalam membuat hasil-hasil karyanya, dituntut terus aktif berkreasi dan berinovasi dalam mewujudkan ide gagasannya dalam bentuk karya seni. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kerjasama dan sinergis secara berkelanjutan segala pihak, antara lain provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat serta harapan dari kegiatan ini karya-karya baru dari seniman bisa disosialisasikan dan ditampilkan kepada masyarakat terhadap kesenian daerah dari tahun ketahun terus meningkat. Bagi para seniman dengan sanggarnya yang berprestasi diberi kesempatan untuk mensosialisasikan karyanya pada ajang seni pertujukan pada tingkat provinsi, tingkat nasional dan bahkan tingkat internasional dalam misi promosi kebudayaan dan pariwisata, mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selesai pembukaan Festival Serumpun Sebalai IX 2013, para undangan dilanjutkan dengan mengunjungi Stan pameran Babel Fair dan foto bersama dengan para ibu-ibu PKK. Adv ( Eff ).

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Effendi
Fotografer: 
Effendi
Editor: 
Effendi