GPIB Menggelar Acara Selama Lima Hari di Babel

Pangkalpinang – Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) menggelar acara Konven Pendeta Suami /Istri dan Persidangan Sinode Tahunan GPIB tahun 2014 di Novotel Bangka, dimana acara yang cukup besar dan meriah ini dilaksanakan mulai dari tanggal 17 Februari sebagai pembukaan dan di tutup tanggal 22 Februari 2014.

Tampak hadir para tokoh agama dan para peserta konven adalah para pendeta GPIB se-Indonesia, dan para peserta Persidangan Sinode Tahunan 2014 adalah utusan-utusan Majelis Jemaat GPIB se-Indonesia yang memenuhi ball room, dimana acara dimulai dengan Ibadah pembukaan (perjamuan kudus), yang dilanjutkan dengan pembukaan acara Konven Pendeta Suami /Istri dan Persidangan Sinode Tahunan 2014.

Menurut laporan Ketua Panitia Ir. Budiman Ginting, Dip. BE, MM seluruh peserta menginap di Hotel Novotel dan Hotel Santika, tetapi semua aktivitas akan berpusat di Hotel Novotel.

Setelah penyampaian laporan dari Ketua Panitia, Pdt. Dra. Yvonne Diana Taroreh-Loupatty, M.Min menyampaikan sambutannya. Ia sangat bersuka cita, pasalnya event sebesar ini untuk pertama kali nya dilaksanakan di daerah yang tidak terlalu besar dan dengan Jemaat yang jumlahnya tidak sebesar di kota-kota lainnya. Hal ini bagaikan prestasi tersendiri, “Kalau kita bisa melakukan hal-hal yang besar di tempat yang besar , itu hal yang biasa. Tetapi kalau kita bisa melakukan hal-hal yang besar di tempat yang kecil, itu baru luar biasa dahsyat!!” ujar nya yang dijawab para peseta dengan tepuk tangan yang meriah.

Ia pun memberikan apresiasi terhadap keterlibatan panitia dan jemaat yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, karena walaupun letaknya cukup berjauhan dan harus mengadakan perjalanan berjam-jam, tetapi tetap memiliki semangat yang tinggi.

Kemudian Pdt. Yvonne mengatakan bahwa pluralisme di Bangka ini memiliki kerukunan yang baik yang memiliki perjuangan yang sama untuk menciptakan kesejahteraan, kemakmuran, keadilan dan perdamaian.

“Oleh karena itu diharapkan melalui seluruh kegiatan seperti ini, nilai-nilai serumpun sebalai tersebut mewarnai juga dalam Konven para pendeta beserta suami-istri dan Persidangan Sinode Tahunan.” Harap Pdt. Yvonne dalam sambutannya. (K5/TMC)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo
Editor: 
Khalimo