Gubernur:  Tanam Pohon Sejalan Nawacita

Belitung - Program satu miliar pohon sejalan dengan misi dan visi pemerintah dalam mewujudkan nawacita. Sedikitnya terdapat lima nawacita terkait erat dengan program-program lingkungan hidup dan kehutanan di antaranya, memperkuat kehadiran negara dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum. 

Demikian disampaikan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka memperingati hari Penanaman Pohon dan Bulan Menanam Nasional 2015, di Kawasan Hutan Produksi Batu Itam, Gunung Peramon, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Belitung, Selasa (1/12/2015). 

Selain itu, jelasnya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan rakyat marjinal. Mendorong peningkatan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik dan membangun Indonesia dari pinggiran melalui pembangunan pedesaan.

"Indonesia memiliki hutan terluas ketiga di dunia dengan luas mencapai 120,78 juta hektare. Hutan Indonesia dibagi berdasarkan fungsi, yaitu hutan konservasi seluas 21,90 juta hektare, hutan produksi seluas 69,24 juta hektare dan hutan lindung seluas 29,64 juta hektare," jelasnya.

Langkah memperbaiki tata kelola hutan, luasan hutan tersebut dibagi ke dalam organisasi pengelola hutan di tingkat tapak yang disebut sebagai KPH sebanyak 600 unit KPH. Ia menambahkan, untuk mewujudkan pengelolaan hutan dan lingkungan hidup yang berkualitas, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus mewujudkan sebuah capaian kinerja yang semakin baik.

Sementara Sahani Saleh Bupati Belitung mengungkapkan, upaya mengembangkan kawasan hutan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung. Namun dalam persoalan kehutanan, pemerintah daerah sependapat dengan masyarakat yang menolak hutan produksi diubah menjadi jadi kawasan hutan industri. Jangan sampai keberadaan hutan terancam akibat rencana membuka perkebunan sawit.

Hutan harus dilestarikan. Menurutnya, keinginan menjaga hutan seiring dengan maraknya kelompok masyarakat peduli lingkungan. Hutan di wilayah Kawasan Hutan Produksi Batu Itam masih sangat asli dengan pohon Seruk sebagai tanaman khas hutan. Selain itu masih banyak lagi jenis tanaman tumbuh di kawasan ini.

"Saya rasa tidak perlu kita memanjangkan kata. Lebih baik kita memanjangkan pohon. Untuk diketahui, penamaan gunung ini berasal dari bahasa Inggris yakni, pra mountain artinya sebelum gunung. Lalu dilokalkan menjadi Peramon," jelasnya.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya