Gubernur Apresiasi BNN Babel dan Polda Babel serta Bea Cukai, Gagalkan Transaksi Narkoba

Pangkalpinang-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Bea Cukai Kepulauan Bangka Belitung (Babel)  telah menangkap dan menggagalkan berbagai jenis narkoba yang akan masuk ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui pelabuhan di Babel.  
 
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Bea Cukai Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang  telah menangkap dan menggagalkan berbagai jenis narkoba  yang akan masuk ke wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
 
 “Mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang telah dilakukan oleh BNN bekerjasama dengan Kepolisian serta Beacukai dan Tim dari BNN dan Tim dari Polda Babel yang sudah bersinergi, bekerjasama sehinga berhasil melakukan penangkapan para pelaku narkoba,” kata Gubenur pada saat menghadiri kegiatan Konferensi Pers Hasil Penyidikan dan Penangkapan Kasus Tidak Pidana Narkoba di Lobby Kantor BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
 
Gubernur didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Darlan, menegaskan dengan menangkap dan menggagalkan berbagai jenis narkoba yang akan masuk ke Bangka Belitung nantinya akan menjadi shock terapy dan efek jera bagi pemasok dan penerima narkoba.
 
“semoga menjadi shock terapy bagi para pengedar bahwa di Babel ini mempunyai tim-tim yang handal dan kuat untuk menghadapi dan perang terhadap peredaran narkoba ini,” tegas Gubernur.
 
Oleh sebab itu, lanjut Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama dengan BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Polda Kepulauan Bangka Belitung serta Bea Cukai dan pihak terkait lainnya siap melawan narkoba.
 
“kita tetap full melaksanakan perang terhadap narkoba ini dan mari kita mensosialisasikan bahaya narkoba ini kepada masyarakat,” ujar Gubernur dengan suara lantang.
 
Hal senada juga di sampaikan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Drs Istiono. Dirinya mengapresiasi atas apa yang dilakukan BNN Babel dengan Polda Babel bersama Bea Cukai serta masyarakat yang telah melakukan penangkapan dan penggagalan pengiriman narkoba ke Babel. 
 
“Tim gabungan yang sinergi antara BNN dan Polda Babel, Bea Cukai. Apresiasi terhadap masyarakat yang menginformasikan masalah-masalah Kamtibmas, khususnya masalah narkoba ini  yang memang ini bagian langkah-langkah preventif,” katanya.
 
Dijelaskan Kapolda, bahwa menjelang Hari Raya banyak pelaku kejahatan melakukan aksinya karena didasari atas kebutuhan ekonomi yang meningkat. 
 
Selain itu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mengalami perkembangan perekonomian yang cukup baik sehingga Provinsi Babel menjadi provinsi yang  strategis untuk pemasaran narkoba.
 
“menjelang lebaran pelaku kejahatan semangkin meningkat karena urusan ekonomi dan Babel pasar yang empuk, buktinya dari tanggal 1 Mei sampai tanggal 13 Mei ada 6 kilo sabu, 5000  butir tablet ekstasi dan 31 butir happy five berhasil digagalkan,” tuturnya.
 
 
Sumber: 
Biro Humas & Protokol
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam