Gubernur : Asuransi Ketenagakerjaan Memiliki Banyak Manfaat

Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menegaskan kepada seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk tidak menganggap remeh asuransi ketenagakerjaan. Ia juga mendorong masyarakat Bangka Belitung yang bekerja di perusahaan-perusahan swasta untuk ikut serta dalam BPJS Ketenagakerjaan. Dengan mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi, masyarakat akan mendapatkan jaminan hidup bagi orang-orang yang ditinggalkan oleh yang bersangkutan baik dalam kondisi sakit maupun kecelakaan.

Saat memberikan santunan kematian sebesar Rp 25.432.710,- untuk tenaga honorer Dinas Pekerjaan Umum Prov Babel a.n Rhabadiman (alm.) kepada Ahli Waris a.n Siswari Selaku Istri Rhabadiman (alm.) di Rumah Siswari, Pangkalpinang, Selasa (30/5/2017), Erzaldi mengatakan dalam bidang ketenagakerjaan pihaknya bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang terus mensosialisasikan program ini kepada seluruh masyarakat Bangka Belitung. Akan tetapi, menurutnya masih banyak masyarakat yang menganggap remeh. Padahal dikatakannya kematian adalah hal yang tidak bisa diduga, semua masyarakat harus tahu bahwa hal yang tercepat itu adalah kematian.

“ Masih banyak masyarakat yang menganggap remeh asuransi ini. Padahal kematian adalah hal yang tidak bisa diduga. Kalian harus tahu bahwa hal yang tercepat itu adalah kematian, “ Tegasnya.

Erzaldi juga menegaskan kepada perusahaan-perusahaan swasta agar dapat menganggarkan fasilitas untuk membayar asuransi ini sebesar Rp 16.800,- per bulan terutama untuk golongan informal, seperti petani, nelayan, cleaning service, dan sebagainya.

Sejauh ini, menurut Erzaldi seluruh honorer di Pemprov Babel sudah terlindungi dengan asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, Ia berharap honorer harus bekerja dengan baik.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang Hery Subroto mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur Bangka Belitung karena dapat langsung memberikan santunan kepada karyawan non-ASN Pemprov Babel. Ia menjelaskan ini adalah program publik seluruh Indonesia dan merupakan salah satu cara pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

“ Jika ada masyarakat yang sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan, maka ia berhak mendapatkan santunan, “ Tegas Hery.

Menurutnya sejauh ini honorer yang ada di Bangka sudah hampir tercover asuransi, kecuali Kabupaten Bangka Barat yang masih dalam proses. Total masyarakat yang sudah terdaftar se-Provinsi Bangka Belitung hampir 10.000 jiwa.

Hery mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kejaksaan untuk langsung dapat menindaklanjuti perusahaan-perusahaan yang menunggak pembayaran asuransi. Sebab, jika ada perusahaan yang menunggak, maka dampaknya adalah hak santunan tidak bisa diberikan hingga perusahaan tersebut membayar semua tunggakan.

Lebih jauh Ia mengatakan saat ini BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang juga berkoordinasi dengan PT.Timah agar nantinya para nelayan bisa tercover asuransinya melalui bantuan CSR PT.Timah untuk tahun pertama, dan setelah itu pada tahun kedua nelayan bisa membayar asuransinya sendiri.

Sementara itu, Siswari Ahli Waris Bpk. Rhabadiman (alm.) mengatakan sangat berterimakasih kepada Bapak Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan santunan kematian secara langsung kepada dirinya.

“ Saya sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur Erzaldi Rosman dan BPJS Ketenagakerjaan yang sudah memberikan santunan kematian secara langsung kerumah saya, “ Ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Suci Lestari/Evani
Fotografer: 
Evani
Editor: 
Ahmad Fauzan Syahzian