Gubernur Babel Ajak Warga Bikang Kelola Nanas Secara Profesional

 

BIKANG - Warga Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan diajak untuk memproduksi dan mengelola nanas secara profesional. 

Dengan hal tersebut, nanas Bikang yang memiliki cita rasa unik yang manis dan menyegarkan ini dapat meningkatkan hasil produksi untuk pasar ekspor. Apalagi dengan produk inovasi berbahan nanas ini, nantinya Bikang dapat memiliki produk unggulan tersendiri. 

Ajakan ini disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman di sela-sela kegiatan silaturahmi sekaligus peresmian Gedung Serba Guna (GSG) Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (30/3/21). 

Gubernur Erzaldi yang juga akrab disapa dengan Bang ER menambahkan, untuk menuju ke arah tersebut dibutuhkan syarat atau standar-standar produksi yang harus dipenuhi. 

"Perlu standar-standar produksi yang harus dipenuhi, seperti besaran buah dan tingkat kemanisan," jelasnya 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung siap mendampingi dan melakukan pembinaan. 

Orang nomor satu di Babel ini yakin jika produktivitas dan pengelolaan akan komoditi nanas Bikang ini ditingkatkan, tidak menutup kemungkinan pasar nasional maupun luar negeri akan segera “menangkapnya”. 

Sementara itu Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi yang ikut hadir dalam acara tersebut menambahkan bahwa di Desa Bikang selain memproduksi buah nanas juga mengolah hasil turunannya seperti selai nanas, sirup, maupun kue. Pihaknya berharap adanya inovasi dalam mengolah produksi nanas Bikang sehingga menjadi produk unggulan yang dapat menopang ekonomi masyarakat. 

Protokol kesehatan mutlak dilaksanakan. 

Pesan lain yang disampaikan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman adalah agar masyarakat desa Bikang untuk terus berdisiplin menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitasnya. Terlebih bagi warga yang mempunyai penyakit komorbid. 

Pelaksanaan protokol kesehatan ini perlu terus dilaksanakan agar di masa pandemi masyarakat tetap bisa menjalankan roda perekonomian. 

Terlebih ditegaskan, saat ini masyarakat harus bersyukur karena meskipun di tengah pandemi, nilai tukar petani Bangka Belitung berada di posisi 2.79 persen, angka ini cukup besar dibanding daerah-daerah lain. Harga komoditi pertanian saat ini seperti lada dan sawit juga mengalami kenaikan. 

Bang ER berharap masyarakat Bikang untuk bersyukur salah satunya adalah dengan bersedekah dan membayar zakat. 

Pada kesempatan yang sama, gubernur juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Bikang berupa santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebesar masing-masing Rp 500.000 bagi 60 yatim piatu, warga kurang mampu dan lansia di desa itu yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia. 

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mempunyai target dalam penerimaan zakat. Saat ini sejak menjabat sebagai gubernur di provinsi ini, telah diserahkan zakat yang sekarang mencapai 20 miliar rupiah. Zakat tersebut disalurkan bagi masyarakat yang memang benar benar membutuhkan. 

"Ketika kita banyak bersedekah, berzakat, dan berinfaq, insyAllah kita akan diberikan keberkahan," ungkapnya 

Ikut hadir dalam kegiatan ini, Asisten  Pemerintahan dan Kesra Setda Babel, Yulizar Adnan; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Juaidi; Kepala Kantor PT Pos Toboali, Sopian; Kepala Desa Bikang; tokoh agama; dan masyarakat desa Bikang. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Iyas Zi
Editor: 
Maalika