Gubernur : Dengan Jamkrida Tingkatkan Infrastruktur Ekonomi Kerakyatan

Pangkalpinang-Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan, Jamkrida akan memberikan jaminan kredit bagi kalangan Usaha Menengah Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) yang punya usaha yang layak dibiayai.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT.Jamkrida Babel Erlan Hadi Susanto dalam acara peresmian PT.Jamkrida Babel hari ini Senin (29/9) bertempat di Kantor Gubernur Lantai III.

”Setelah melalui rangkaian perjalanan yang panjang pada akhirnya pada tanggal 12 Agustus 2014 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin usaha Perusahaan Penjaminan Kredit kepada PT Jamkrida Bangka Belitung berdasar Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-94/D.05/2014.Program Jamkrida ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah  pada perkembangan usaha kecil, menengah dan koperasi. Hal ini mengingat, keberadaan UMKMK memegang peranan yang sangat penting dan strategis sebagai lokomotif infrastruktur ekonomi kerakyatan di Babel” ujar Herlan di hadapan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, FKPD Babel, Bupati/Walikota, Ketua INKB Otoritas Jasa Keuangan, Ketua Spindo, Pimpinan BI Palembang, Pimpinan Bank se-Babel dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya ,Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi memberikan dukungannya pada program Jamkrida dalam mencapai visinya sebagai salah satu perusahaan penjamin kredit yang sehat dan kuat guna meningkatkan kemampuan pendanaan dan memperlancar kegiatan usaha koperasi, mikro, kecil dan menengah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga nantinya mampu menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, dan kemiskinan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu guna mendukung hal tersebut Gubernur meminta dukungan dari semua pihak terutamanya Bank Sumsel Babel dan BPR Sumsel sebagai perbankan daerah yang menyalurkan kreditnya untuk UMKMK yang menjaminkan kreditnya disalurkan kepada PT. Jamkrida Babel “ujar  Gubernur.

 

Saat ini kepemilikan modal PT. Jamkrida sebesar Rp.27,5 M, terdiri dari gabungan penyertaan modal  Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar Rp. 17,5 M, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Pemerintah Kabupaten Belitung masing-masing sebesar Rp. 5M.

Oleh karena itu, Gubernur berharap pemerintah daerah yang belum ikut berpartisipasi dalam penyertaan modal dapat  segera menganggarkannya sesuai dengan komitmen pada saat Rakor Gubernur Tahun 2009 lalu.

Dalam kesempatan ini juga diadakan penandatanganan perjanjian kerjasama penjaminan kredit dengan Bank Sumsel Babel dan BPR Sumsel, sebagai mitra  dalam mengembangkan UMKMK di Bangka Belitung dan diharapkan kerjasama ini merupakan perwujudan dari sinergi BUMD dibidang keuangan di Provinsi Bangka Belitung. (mels)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Imelda Ginting
Fotografer: 
Imelda Ginting
Editor: 
Imelda Ginting