Gubernur Erzaldi Pimpin Rapat Pembahasan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah

PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman memimpin rapat pembahasan salat Idul Fitri tanggal 1 syawal 1441 H atau 24 Mei 2020 yang akan datang. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Pasir Padi lt. 3, Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Senin (18/5/20).

Gubernur Erzaldi dalam sambutannya mengatakan, penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan, dalam keadaan apapun sampai virus ini benar-benar dinyatakan berakhir.

Sehubungan dengan umat islam yang akan melaksanakan ibadah salat Idul Fitri 1441 H. Gubernur Erzaldi Rosman berharap kepada peserta rapat agar dapat menyampaikan pendapatnya sehingga ada kesepakatan bersama.

Menurut Gubernur Erzaldi, pihaknya akan memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk menunaikan ibadah salat di masjid, asalkan masyarakat dapat mengikuti anjuran pemerintah.

"Salat harus pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak bersalaman, salatnya jangan terlalu lama, tidak bersalaman kepada peserta salat, selesai salat langsung pulang ke rumah, guna menghindari gerombolan orang," ungkapnya.

Gubernur Erzaldi bersyukur karena di Babel ada penurunan dari yang terkonfirmasi Covid-19, walau demikian pencegahan harus tetap dilakukan, hingga virus ini berakhir.

Ketua PP Muhamadiyah, Kamaruddin AK mengatakan, salat Idul Fitri diperbolehkan, tempatnya diperbanyak sehingga dapat melaksanakan salat dengan menjaga jaga jarak. Salatnya di ruang terbuka agar anjuran protokol Covid-19 dapat dilaksanakan.

Dalam rapat ini, masing-masing ormas Islam telah menyampaikan pendapatnya masing-masing dan telah menyetujui untuk dapat melaksanakan salat Idul Fitri dengan syarat harus memenuhi aturan yang ditetapkan pemerintah.

"Intinya salat Idul Fitri diperbolehkan, akan tetapi harus mengikuti aturan anjuran protokol Covid-19 supaya terhindar virus. Dianjurkan salatnya dilaksanakan di ruangan terbuka, supaya kalau ada virus tidak terjadi di satu tempat saja," ungkapnya.

Kapolda Babel, Brigjen Pol. Anang Syarif Hidayat mengatakan, salat dapat dilaksanakan asal mengikuti ajuran pemerintah, salat dipersingkat guna menghindari perkumpulan warga terlalu lama di masjid. "Selesai salat langsung pulang ke rumah masing-masing, tidak bersalaman, salat wajib pakai masker, dan ikuti anjuran protokol Covid -19," ujarnya.

Di akhir rapat diputuskan bahwa di perbolehkan salat Idul Fitri, termasuk salat wajib di masjid asalkan mengikuti anjuran protokol Covid-19, sehingga tidak lagi terjadi penyebaran virus Corona di Babel.

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Babel, Brigjen Pol. Anang Syarif Hidayat; Danrem 045 Gaya, Kol M. Jangkung Widyanto S. I. P.M.Tr (Han), Ketua MUI Babel, Zayadi, Ketua DMI Babel, Rasid Ridho, serta ormas Islam lainnya. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Hasan A.M
Fotografer: 
Saktio
Editor: 
Listya