Gubernur Erzaldi : "Rakorgub Wadah Silaturrahmi dan Koordinasi, Sinergikan Program Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Hingga Tingkat Desa".

TOBOALI - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, didampingi Wakil Gubernur, Abdul Fatah, memimpin Rapat Koordinasi Gubernur dengan bupati/wali kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020 yang merupakan sinergi antara pemerintah provinsi serta kabupaten/kota dalam rangka mewujudkan pembangunan Bangka Belitung, di Gedung Serba Guna Junjung Besaoh, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (23/01).

Dalam sambutan pembukaannya, Gubernur Erzaldi Rosman menyampaikan bahwa gubernur sebagai kepala daerah sekaligus sebagai wakil pemerintah pusat, memperkuat hubungan antara tingkatan pemerintah. Dalam pelaksanaan peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, maka hubungan antara gubernur dengan bupati/wali kota bersifat bertingkat, dalam hal ini gubernur dapat melakukan peran pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah.

Sebaliknya, bupati/wali kota dapat melaporkan permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah, termasuk dalam hubungan antar kabupaten/kota. Penguatan fungsi gubernur dalam pelaksanaan koordinasi, pembinaan, dan pengawasan menjadi sangat strategis sebagai bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta pencapaian penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik.

Rapat koordinasi merupakan wadah bersama untuk bersilaturahmi, sharing informasi, berkoordinasi, dan bekerja sama dalam rangka menyinergikan berbagai program dan kegiatan dari tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa.

"Sesuai dengan tema kita pada rapat koordinasi kali ini adalah Pemberdayaan Sumber Daya Untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Berbasis Ekonomi, mari kita bangun negeri ini dengan kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas dengan penuh komitmen dan konsisten," ungkapnya.

Gubernur Erzaldi Rosman dalam kesempatan itu juga memaparkan hasil rapat teknis antara perangkat daerah provinsi dengan perangkat daerah kabupaten dan kota selama 2 (dua) hari ini. Dijelaskannya bahwa, rakortek ini membahas pokok-pokok permasalahan pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini antara lain:

1. Penambahan jaringan telekomunikasi sampai ke desa-desa;
2. Pengembangan dan pengerukan alur muara sungai dan penerangan jalanan umum;
3. Percepatan penetapan kawasan TPA regional;
4. Aksesibilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Penguatan Tata Kelola Database KUKM;
5. Optimalisasi lahan sawah tidur dan penyempurnaan saluran irigasi;
6. Peningkatan penyelenggaraan event-event pariwisata skala nasional maupun internasional;
7. Reformasi Kelayanan Kesehatan (Universal Health Coverage) dan pencapaian SPM di bidang kesehatan;
8. Perumusan kebijakan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) guna mewujudkan keadilan gender dan komitmen jaminan pemenuhan hak dan perlindungan anak;
9. Penguatan peran BUMDes dalam meningkatkan ekonomi di desa.

Dari rumusan masalah tersebut dan hasil rakortek yang telah berlangsung terdapat 39 butir kesepakatan yang akan dikerjakan bersama dalam program pembangunan provinsi serta kabupaten/kota. Kesepakatan itu secara simbolis ditandatangani bersama antara gubernur dan bupati/wali kota yang hadir.

Dalam rakor ini, paparan dan usulan program tidak hanya disampaikan oleh bupati dan wali kota yang hadir, tetapi juga paparan dari Polda Bangka Belitung dan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Babel. Paparan juga disampaikan oleh Bapeda dan PUPR Babel terkait pengembangan Jalan Trans Bangka Belitung dan Kawasan Teluk Bayur.

Selanjutnya, menindaklanjuti hasil rakor, pada minggu pertama dan kedua akan dilakukan rapat forum tingkat perangkat daerah dan akan dilakukan kembali rapat di akhir bulan tingkat kepala daerah. 

Gubernur yakin forum ini akan menghasilkan kesepakatan dan komitmen bersama, terutama dalam mengkolaborasikan seluruh potensi yang kita miliki dalam program dan kegiatan kerja sama yang strategis. Hal ini dilakukan tidak lain dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama. 

Sebelumnya, dalam sambutan selamat datang, Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer mengucapkan selamat datang di Kabupaten Bangka Selatan. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya Bangka Selatan sebagai tuan rumah rakor tahun ini. Pihaknya juga berharap, yang menjadi tujuan pelaksanaan rakor tercapai yaitu mendapat kesepakatan bersama sesuai dengan tema rakor, yang menekankan pada roda ekonomi masyarakat, sehingga dapat menjadi tolak ukur untuk pengembangan kebijakan ekonomi di daerah. 

Rakor ini diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel, Pj. Sekda Babel, Yulizar Adnan dan bupati walikota se-Babel beserta jajaran.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Rafiq
Editor: 
Uki