Gubernur Erzaldi Rosman Pantau Proses Pemindaian Suhu Tubuh Penumpang di Bandara Depati Amir

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman melihat langsung proses scanning (pemindaian) suhu tubuh para penumpang yang baru tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis sore, 19 Maret 2020.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya  penumpang yang memiliki tanda sebagaimana yang dimiliki penderita Covid-19.

Gubernur Erzaldi Rosman berharap dapat dilakukan kegiatan penyemprotan kepada penumpang selain adanya pemindaian suhu tubuh. Cara ini dinilai membantu mengurangi resiko penyebaran virus antar orang per orang.

"Iya, ini salah satu untuk mencegah Corona. Khusus untuk bandara dan pelabuhan kita akan tambah lagi dengan penyemprotan cairan disinfektan kepada setiap penumpang yang akan masuk ke Babel," ungkapnya.

Pemerintah akan terus berupaya maksimal untuk menangani Virus Corona, terutama di tempat umum dan titik kumpul. Lima hari ke depan pihaknya bahkan akan menempatkan seperangkat peralatan yang dapat menyemprot ke seluruh tubuh orang.

"Akan ada satu alat lagi, inovasi dari dokter Bangun dari KKP, untuk penyemprotan ke seluruh tubuh penumpang. Kita doakan alat ini efektif, dan sesuai prosedur dari WHO," ungkapnya.

Sejalan dengan itu Gubernur Erzaldi Rosman juga mewacanakan pentingnya catatan perjalanan dan kunjungan penumpang dalam setiap kedatangannya di bandara maupun pelabuhan. Apabila ditemukan ada yang terindikasi Corona maka petugas akan dengan mudah mengenali orang-orang yang pernah dikunjungi, untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

"Penumpang harus memberikan data perjalanan mereka kepada petugas pemeriksa di bandara maupun pelabuhan. Sehingga menjadi acuan bagi kita untuk mengetahui kunjungan yang bersangkutan," ungkapnya.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkalpinang, dr. Bangun C menyebutkan dirinya mencoba menciptakan sebuah alat Teknologi Tepat Guna (TTG) yang lebih praktis dan efektif dalam menyemprotkan disinfektan kepada seseorang.

Cara kerjanya alat tersebut akan langsung menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh tubuh maupun barang bawaan penumpang usai melakukan pemindaian suhu tubuh.

"Peralatan Teknologi Tepat Guna untuk mempercepat proses ketika melewati alat body cleaner. Isinya disinfektan, harapan kita dia bisa tersembur merata  ke seluruh tubuh, bisa mengurangi virus-virus yang menempel di anggota tubuh maupun barang bawaannya," ungkapnya.

Saat itu, sambungnya, petugas baru melakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner. Hal itu kurang efektif apabila terjadi peningkatan kasus yang semakin banyak. Maka untuk memutus mata rantai virus digunakan desinfektan melalui alat ini nanti.

Gubernur Erzaldi Rosman melanjutkan, selama proses pemeriksaan sampai saat ini belum ditemukan adanya penumpang dengan suhu tinggi sebagai salah satu tanda terinfeksi Virus Corona.

Sumber: 
Dinas Perhubungan
Penulis: 
Ismail
Fotografer: 
Ismail
Editor: 
Listya