Gubernur Erzaldi Rosman Rencanakan Program Berbeda Selama Bulan Ramadan dan Idul Fitri

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, rencanakan program-program menjelang Ramadan dan Idul Fitri tahun 2020 di antara tingginya kekhawatiran masyarakat akan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Berbagai kebijakan dan imbauan dari pemerintah pusat maupun pemprov terus disampaikan kepada masyarakat mengingat sulitnya pencegahan penyebarluasan virus ini. 
Yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah dukungan penuh kepada masyarakat agar berbagai faktor terdampak tetap berjalan mendekati normal. 

Tidak terkecuali menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, tradisi di masyarakat Kepulauan Babel akan banyak melakukan gerakan berkumpul yang dapat dikategorikan keramaian, seperti yang kita ketahui bahwa virus ini menular dari manusia ke manusia. 

Hal ini membuat Gubernur Erzaldi Rosman segera membentuk rapat untuk berkoordinasi persiapan bulan Ramadan pada Senin (23/03/20) lalu. Biro Kesra Babel yang pada tahun-tahun sebelumnya selalu disibukkan dengan program-program sentuhan langsung kepada masyarakat diminta oleh Gubernur Erzaldi Rosman untuk mengatur ulang rencana-rencana kegiatan. 

Jika sebelumnya Pemprov. Kep. Babel secara rutin melakukan Safari Ramadan keliling kabupaten/ kota, tahun ini Gubernur Erzaldi Rosman minta agar biro kesra merubah menjadi program sedekah yang langsung disampaikan kepada masyarakat atau lembaga seperti panti asuhan dan sebagainya. Itupun berupa makanan, bukan berbentuk uang yang kemungkinan akan disalahgunakan oleh masyarakat penerima dan berpotensi membahayakan diri yang paling mungkin membuat lebih rentan tertular Covid-19.

“Jadwalkan dengan teliti petugas pengantar sedekah selama ramadan dan wajib dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD),” ungkapnya. 

Secara teknis buka puasa bersama dalam program safari ramadan pun menurutnya masih tetap bisa dilaksanakan. Walaupun tidak terjadi pertemuan-pertemuan, tetapi dapat dilakukan dengan sistem video conferance bersama masyarakat. Dinas kominfo dalam hal ini diminta untuk dapat menyiapkan saluran-salurannya. 

“Walaupun saya dintempat berbeda tetap dapat berdialog dengan masyarakat di desa masing-masing bahkan peceramahnya bisa tetap dari rumah,” ungkapnya. 

Selain itu, untuk menekan angka penurunan ekonomi Kepulauan Babel, Gubernur Erzaldi Rosman juga minta biro kesra berkoordinasi dengan dinas koperasi dan UMKM untuk pola pengadaan makanan dari pelaku produk makanan lokal. 

Dinas koperasi dan UMKM telah diperintahkan sebelumnya untuk mendata pelaku-pelaku usaha di Babel sebagai cara memberdayakan mereka untuk tetap menunjang ekonomi Babel agar tidak terus merosot.

Diminta juga untuk memprioritaskan membantu meningkatkan penjualan pelaku usaha mulai dari yang lebih layak dibantu kemudian berlanjut pada yang lebih kuat usahanya. Agar terjadi kestabilan dan merata kesejahteraannya. 
“Mereka harus dijadikan mitra untuk mendukung program Ramadan kita tahun ini. UMKM produksi makanan dan pemerintah beli untuk disedekahkan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Tak kalah menarik, dalam pelaksanaan salat Idul Fitri yang masih disusun skemanya, Gubernur Erzaldi Rosman memprioritaskan untuk menyiapkan kebutuhan bahan makanan. Seperti daging beku, Gubernur Erzaldi Rosman memerintahkan langsung untuk persiapan cool storage bersama pihak swasta yang mau mempersiapkan. Selain pengecekan fasilitas TPI Batu Rusa yang diserahkan kepada Sekda Kepulauan Babel bersama OPD terkait untuk segera serah terima agar dapat dimanfaatkan dengan baik menjelang puasa dan lebaran. 
“Jika stok bahan baku aman, kemudian dapat kita pikirkan kembali bagaimana pola distribusinya berkaitan dengan tetap dijaga Social Distancing ini,” ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona dp
Fotografer: 
Dokumentasi Bidang IKP
Editor: 
Listya