Gubernur Gunakan Hak Pilih

Belitung - Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menggunakan hak pilih dalam Pilkada Kabupaten Belitung periode 2013-2017. Gubernur menyambut baik antusias masyarakat memilih kepala daerah. Pasalnya sekitar pukul 09.05 WIB, sudah banyak masyarakat menggunakan hak suara.

"Jumlah kehadiran dengan jumlah suara sudah cukup baik. Sekitar pukul 09.45 WIB, kurang lebih 60 persen suara sudah masuk, dan ini berarti sudah cukup baik," kata Gubernur saat mendatangi TPS 2 di Jalan Kamboja, Tanjungpandan bersama Leni, istrinya, Rabu (9/10/2013).

Sebagaimana diketahui, terdapat enam pasang kandidat bertarung memperebutkan kursi kepala daerah Kabupaten Belitung. Pasangan calon kepala daerah itu di antaranya, Andi Saparudin Lanna - Junaidi M Tami, H Sahani Saleh - H Erwandi, Telie Gozalie - Taufik Rizani, Yuslih Ihza Mahendra - H Abdullah Ma'ruf, Wiryati Husein - Suharyanto, dan pasangan calon Junaidi Haminte - Harsono Katis.

"Jika masyarakat sudah menggunakan hak pilih di atas 50 persen, berarti pemilihan kepala daerah di Kabupaten Belitung sudah cukup baik dan berjalan kondusif," tegas Gubernur.

Usai menggunakan hak suara, Gubernur melakukan peninjauan di berbagai TPS. Salah satu TPS yang dikunjungi yaitu, TPS 03 Sungai Samak, Desa Badau, Kabupaten Belitung. Pantauan babelprov.go.id, masyarakat sangat antusias menggunakan hak suaranya.

Gubernur berharap, kepala daerah terpilih nantinya bisa bekerja sama dengan pemerintahan di wilayah Bangka Belitung maupun secara nasional. Sehingga segala program pemerintah yang bertujuan mensejahterakan masyarakat dapat tercapai. Selain itu, jangan sampai pelaksanaan pilkada Kabupaten Belitung ini berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Hampir 80 persen proses pilkada saat ini berakhir di MK. Menang atau kalah itu soal biasa, dalam pertandingan pasti ada menang dan kalah," jelasnya.

Tak kalah penting, tegas Gubernur, semua elemen harus menjaga agar Belitung tetap kondusif. Karena modal dasarnya yaitu menjaga kondisi tetap kondusif. Jika kondusif, aman, tertib dan terkendali, akan mudah investor masuk dan berinvestasi di daerah ini. Itu berdampak terhadap terbukanya lapangan pekerjaan.

"Masuknya investasi dapat mengurangi angka pengangguran dan perekonomian akan meningkat. Tentunya kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat," tandasnya.(Nn/An/adit).

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Surianto
Editor: 
Adi Tri Saputra