Gubernur: Hati-hati Ketika Berkendaraan

Pangkalpinang - Eko Maulana Ali, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung berpesan agar masyarakat selalu berhati-hati ketika berkendaraan. Pasalnya hingga saat ini sudah banyak korban akibat kecelakaan di jalan raya. Selain memakan korban, kejadian kecelakaan juga berdampak kurang baik terhadap keluarga yang ditinggalkan.

"Banyak keluarga yang ditinggalkan korban kecelakaan hidup dalam kemiskinan. Jadi berhati-hatilah berkendaraan di jalan raya," kata Gubernur dalam rekaman yang diputar jelang pelaksanaan apel peringatan Pekan Nasional Aksi Keselamatan di Jalan, di Halaman Kantor Gubernur, Senin (17/6/2013).

Bertindak sebagai pembina dalam apel tersebut Imam Mardi Nugroho, Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dikatakannya, perlu ada komitmen bersama untuk meningkatkan keselamatan di jalan. Dampak kecelakaan lalu lintas sangat mempengaruhi sendi berbangsa dan bernegara. Korban terbesar diderita kelompok usia produktif, dimana mereka merupakan motor kehidupan.

Jika tidak ada tindakan nyata, jelas Sekda, korban kecelakaan lalu lintas akan terus bertambah. Di Indonesia, jumlah korban kecelakaan telah mencapai 31.234 jiwa. Dan ini berarti ada tiga hingga empat orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan di jalan raya.

"Menanggapi tingginya korban kecelakaan berlalu lintas ini, Pemerintah Republik Indonesia telah melakukan langkah-langkah konkret. Ini dimulai dengan kesepakatan bersama menteri perhubungan, pekerjaan umum, pendidikan, kesehatan dan Kapolri di tahun 2004, dilanjutkan dengan pekan nasional keselamatan di jalan yang dilaksanakan simultan sejak tahun 2007," jelas Sekda saat membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI.

Kementerian Perhubungan RI memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang secara terus menerus melaksanakan kegiatan ini. Sekda menambahkan, dalam rangka menjawab ajakan ulang majelis umum PBB untuk mengurangi jumlah korban kecelakaan lalu lintas, pemerintah telah merumuskan rencana umum nasional menurunkan angka kecelakaan berlalu lintas sebanyak 50 persen.

Terdapat lima pilar untuk mewujudkan hal ini. Sekda menambahkan, lima pilar tersebut di antaranya, manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, prilaku pengguna jalan yang berkeselamatan dan penanganan korban pasca kecelakaan. Semua ini perlu diperhatikan masing-masing instansi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Keberhasilan program nasional ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah daerah dan jajarannya. Ditegaskan Sekda, pemerintah harus melaksanakan program ini dengan terukur tingkat keberhasilanya. Namun harus ada peran dari pelaku usaha dan pengguna jalan. Untuk itu, diimbau kepada semua pihak untuk mengambil peran dengan potensi masing-masing.

"Apresiasi diberikan Kementerian Perhubungan terhadap upaya dan kerja keras Gubernur mensosialisasikan dan meningkatkan kepedulian masyarakat Bangka Belitung untuk tertib berlalu lintas," jelasnya. (hzr/an)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari | Surianto
Fotografer: 
Surianto
Editor: 
Huzari